4 Pemerintah Daerah Mendesak Pemerintah Pusat Jepang untuk Kembali Memberlakukan Status Darurat

Menyusul permintaan pemerintah daerah dari 4 Prefektur, Menteri Revitalisasi Ekonomi yang juga bertanggung jawab terhadap penanggulangan penyebaran virus Yasutoshi Nishimura mengatakan bahwa pemerintah kini sedang berdiskusi lebih lanjut dengan para ahli untuk kembali memberlakukan status darurat demi membendung penyebaran virus.

“Kami sepakat bahwa saat ini sedang dalam situasi yang cukup parah dan mengharuskan kami mempertimbangkan deklarasi keadaan darurat” kata Nishimura dalam konferensi pers dengan 4 pemerintah daerah yakni Saitama, Chiba, Kanagawa dan juga Yuriko Koike selaku Gubernur Tokyo.

Pada konferensi pers tersebut,Perdana Menteri Yoshihide Suga tidak turut hadir karena sedang memberikan pengarahan lanjutan dengan kementerian kesehatan terkait keadaan infeksi di seluruh negeri.

Sebelumnya, PM Suga memang pernah menolak untuk kembali memberlakukan status darurat terkait dengan melonjaknya penyebaran virus karena pemulihan ekonomi juga harus berjalan beriringan.

Dibawah pemerintahan Shinzo Abe, Jepang pernah memberlakukan status darurat di seluruh prefektur sejak April lalu dan berakhir pada akhir Mei demi membendung penyebaran virus.

Nishimura sendiri juga sudah mendesak 4 gubernur untuk menutup restoran yang menyajikan alkohol diatas jam 7 malam dan memberikan kompensasi untuk mereka dan para Gubernur telah melakukan sesuai dengan yang diminta oleh kementerian.

Pada hari Sabtu (2/1/21) saja di Tokyo sendiri total penambahan virus sebesar 814 dalam 1 hari dan penambahan komulatif virus dari seluruh prefektur mencapai 2000-3000 perharinya.

Pada Kamis (31/12/20) Tokyo mencatat penambahan virus corona sebanyak 1337 dalam 1 hari dan menjadi angka tertinggi angka penambahan kasus corona di Ibukota Jepang.

Source : KN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here