9 Gubernur Prefektur Jepang Beropini Kemungkinan Tokyo Olimpiade akan Kembali Ditunda atau Bahkan Dibatalkan

A demonstrator wearing a face mask holds a sign to protest against the Tokyo 2020 Olympic Games a year before the start of the summer games that have been postponed to 2021 due to the coronavirus disease (COVID-19) outbreak, near National Stadium in Tokyo, Japan July 24, 2020. REUTERS/Issei Kato

Sebanyak 9 dari 47 Gubernur dari berbagai prefektur di Jepang berpendapat bahwa pagelaran pertandingan olahraga dunia Tokyo Olimpiade musim panas nanti kemungkinan akan kembali ditunda melihat situasi pandemi atau bahkan dibatalkan.

Dilansir dari Mainichi Shimbun, sebanyak 47 gubernur dari berbagai prefektur telah mengisi kuisoner yang menanyakan pendapat mereka mengenai pertandingan Tokyo Olimpiade yang dijadwalkan berlangsung pada musim panas nanti.

Ada 4 opsi pilihan yakni pertandingan harus tetap berjalan ditengah pandemi, dibatalkan/ditunda tergantung keadaan, sekarang saatnya memutuskan untuk membatalkan atau menunda dan terakhir saya tidak tahu.

9 Gubernur yang berpendapat kemungkinan Tokyo Olimpiade tahun ini akan dibatalkan/ditunda diantaranya adalah Gubernur Prefektur Akita, Ibaraki, Saitama, Yamanashi, Nagano, Shizuoka, Tottori, Oita dan Okinawa.

Dalam pertanyaan lain, beberapa Gubernur mengatakan mengadakan pertandingan Tokyo Olimpiade hanya memiliki 2 pilihan yakni kembali ditunda atau batal digelar jika penyebaran infeksi virus corona belum juga mereda hingga jadwal pertandingan dimulai.

Selain itu, beberapa Gubernur lain juga mengatakan bahwa pentingnya kerja sama dengan negara lain untuk mengendalikan pandemi tersebut.

Tokyo Olimpiade dan Paralimpiade akan digelar mulai 23 Juli hingga 5 September mendatang. Berbagai persiapan pun terus digencarkan pemerintah dan panitia agar penyelenggaraan bisa digelar dengan memprioritaskan keselamatan semua orang yang terlibat.

Source : mainichi