Edisi Desember majalah Jump SQ. milik Shueisha mengumumkan pada Selasa bahwa manga Rurouni Kenshin: Hokkaido Arc karya Nobuhiro Watsuki dan istrinya sekaligus kolaborator cerita, Kaoru Kurosaki, akan kembali hiatus hingga edisi Maret 2025.
Sebelumnya, manga ini sempat melanjutkan serialisasinya pada 4 September setelah jeda satu bulan pada Agustus. Namun, Hokkaido Arc sudah beberapa kali mengalami penundaan karena kondisi kesehatan Watsuki yang dilaporkan menurun sejak pertengahan 2024.
Seri ini pertama kali diluncurkan di Jump SQ. pada September 2017, tetapi segera dihentikan pada Desember tahun yang sama setelah Watsuki didakwa memiliki gambar eksploitasi seksual anak. Manga kemudian dilanjutkan kembali pada Juni 2018.
Viz Media sempat menerbitkan versi bahasa Inggris secara serentak, namun menghentikan publikasinya setelah hiatus tahun 2017.
Watsuki pertama kali memperkenalkan Rurouni Kenshin di majalah Weekly Shonen Jump pada tahun 1994. Dengan total 28 volume, seri ini telah beredar lebih dari 72 juta kopi di seluruh dunia. Kisahnya berpusat pada Kenshin Himura, mantan pembunuh berdarah dingin era Restorasi Meiji yang berusaha menebus masa lalunya dengan hidup damai tanpa kekerasan.
Popularitas Rurouni Kenshin kemudian melahirkan berbagai adaptasi — termasuk serial anime 95 episode, film anime, OVA, lima film live-action, dan pertunjukan musikal oleh teater wanita Takarazuka Revue.
Adaptasi anime terbaru yang mengulang kisah manga aslinya tayang pada Juli 2023 di blok Noitamina Fuji TV dan berjalan selama dua cour (sekitar setengah tahun). Musim keduanya, Rurouni Kenshin: Kyoto Disturbance, tayang mulai 3 Oktober 2024 dan juga disiarkan selama dua cour. Crunchyroll menayangkan seri ini dengan subtitle dan dub bahasa Inggris.
Anime ini juga telah dikonfirmasi akan berlanjut ke musim ketiga.










