Menu

Dark Mode
Game Baru Sword Art Online: Echoes of Aincrad Umumkan Jadwal Rilis dan Detail Edisi Manga Kemono Jihen Akan Diadaptasi Jadi Pertunjukan Teater, Angkat Arc Tokyo Kasus Ganja di Jepang Capai Rekor Tertinggi 2025, Mayoritas Pelaku Anak Muda Ekspansi Bandara Narita Terancam Molor, Pemerintah Pertimbangkan Pengadaan Lahan Secara Paksa Harga Tiket Pesawat ANA, JAL Rute Internasional dari Jepang Diperkirakan Naik hingga 100% Akibat Lonjakan Harga BBM Jepang Uji Daur Ulang Popok Bekas Jadi Produk Baru, Solusi untuk Limbah dan Populasi Menua

News

Jepang Rencanakan Perluasan Zona Larangan Drone hingga 1 Kilometer demi Antisipasi Terorisme

badge-check


					Jepang Rencanakan Perluasan Zona Larangan Drone hingga 1 Kilometer demi Antisipasi Terorisme Perbesar

Badan Kepolisian Nasional Jepang menyatakan pada Kamis bahwa mereka berencana memperluas area larangan penerbangan drone di sekitar lokasi-lokasi penting hingga sekitar 1.000 meter, dari sebelumnya sekitar 300 meter. Langkah ini dipertimbangkan seiring kemajuan teknologi drone yang dinilai meningkatkan risiko aksi terorisme.

Badan Kepolisian Nasional berharap revisi terhadap undang-undang drone dapat dibahas pada sidang Diet (parlemen) berikutnya, menyusul laporan dari para ahli yang menyoroti peningkatan kemampuan drone serta semakin luasnya penggunaannya.

Lokasi-lokasi yang ditetapkan sebagai area larangan drone mencakup kantor perdana menteri, Istana Kekaisaran, pembangkit listrik tenaga nuklir, bandara, serta fasilitas Pasukan Bela Diri Jepang, dan sejumlah lokasi penting lainnya.

Selain itu, kepolisian juga ingin memberlakukan larangan sementara penerbangan drone di sekitar lokasi acara internasional besar, seperti KTT G7, maupun acara domestik yang dihadiri oleh tamu VIP.

Kemajuan teknologi drone menimbulkan kekhawatiran akan potensi serangan jarak jauh serta kemampuan aparat kepolisian dalam merespons ancaman tersebut, menurut pihak kepolisian.

Berdasarkan laporan tersebut, drone saat ini mampu terbang hingga kecepatan 150 kilometer per jam, meningkat tajam dibandingkan sekitar 50 km/jam pada tahun 2016 saat undang-undang drone pertama kali diberlakukan. Jarak transmisi video juga meningkat signifikan hingga maksimal 10 kilometer, dari sebelumnya hanya sekitar 200 hingga 300 meter.

Daya angkut drone pun bertambah, dari kisaran 80 gram hingga 5 kilogram menjadi hingga 30 kilogram. Bahkan, beberapa model dilaporkan dapat dilengkapi senjata api dan mampu menahan hentakan akibat tembakan.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Jepang dalam menyesuaikan regulasi keamanan dengan perkembangan teknologi drone yang semakin canggih.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kasus Ganja di Jepang Capai Rekor Tertinggi 2025, Mayoritas Pelaku Anak Muda

3 April 2026 - 12:10 WIB

Ekspansi Bandara Narita Terancam Molor, Pemerintah Pertimbangkan Pengadaan Lahan Secara Paksa

3 April 2026 - 10:10 WIB

Harga Tiket Pesawat ANA, JAL Rute Internasional dari Jepang Diperkirakan Naik hingga 100% Akibat Lonjakan Harga BBM

3 April 2026 - 07:10 WIB

Jepang Uji Daur Ulang Popok Bekas Jadi Produk Baru, Solusi untuk Limbah dan Populasi Menua

2 April 2026 - 18:10 WIB

Warga Asing Makin Banyak, Kitakyushu Tunjuk Koordinator Multikultural untuk Perkuat Interaksi Warga Lokal dengan Asing

2 April 2026 - 13:10 WIB

Trending on News