Menu

Dark Mode
Yakoh Shinobi Ops Diumumkan! Game Ninja Co-op 4 Pemain dari Shueisha Games & Acquire Siap Meluncur 2027 Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci Nekat Curi Kloset dari Gudang, Pria 76 Tahun di Aichi Pakai Sendiri di Rumah Leon Balik Lagi? Trailer Baru Resident Evil Requiem Isyaratkan Kembalinya Raccoon City Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Murah untuk Warga Lokal, Wisatawan Bakal Bayar Lebih Mahal Biaya Ujian JLPT Naik Mulai Juli 2026, Ini Rinciannya

News

Jepang Upayakan Diversifikasi Pasar Ekspor Pangan, Kurangi Ketergantungan pada China dan AS

badge-check


					Jepang Upayakan Diversifikasi Pasar Ekspor Pangan, Kurangi Ketergantungan pada China dan AS Perbesar

Pemerintah Jepang pada Selasa mengonfirmasi akan mendorong diversifikasi tujuan ekspor produk pertanian dan makanan guna mengurangi ketergantungan pada pasar tertentu, dengan mempertimbangkan situasi di China dan Amerika Serikat.

Minuman beralkohol, minuman ringan, dan makanan ringan termasuk produk yang menjadi sasaran utama kebijakan ini, karena selama ini merupakan komoditas ekspor utama ke China. Negeri tersebut saat ini menghentikan impor produk laut asal Jepang. Sementara itu, ekspor utama Jepang ke Amerika Serikat mencakup minuman beralkohol, ikan yellowtail, dan kerang scallop.

Penghentian impor oleh China diyakini merupakan bagian dari respons terhadap pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada November lalu, yang menyiratkan kemungkinan Jepang bertindak apabila terjadi tekanan atau tindakan koersif terhadap Taiwan.

Di sisi lain, pemerintah Jepang juga mengkhawatirkan potensi penurunan konsumsi produk Jepang di Amerika Serikat apabila kenaikan tarif menyebabkan harga menjadi lebih mahal.

Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara, yang memimpin pertemuan para menteri terkait, menyatakan bahwa Jepang akan berupaya memperluas jalur penjualan ke negara dan wilayah yang selama ini masih memiliki volume ekspor terbatas.

Pemerintah Jepang menargetkan nilai ekspor produk pertanian, kehutanan, perikanan, serta makanan mencapai 5 triliun yen pada 2030, meningkat signifikan dari sekitar 1,5 triliun yen pada 2024.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Nekat Curi Kloset dari Gudang, Pria 76 Tahun di Aichi Pakai Sendiri di Rumah

14 February 2026 - 16:10 WIB

Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Murah untuk Warga Lokal, Wisatawan Bakal Bayar Lebih Mahal

14 February 2026 - 14:10 WIB

Biaya Ujian JLPT Naik Mulai Juli 2026, Ini Rinciannya

14 February 2026 - 14:04 WIB

Biaya Berobat di Jepang Bakal Naik Lagi Mulai Juni, Pasien Siap-siap Keluar Uang Lebih

14 February 2026 - 11:10 WIB

Trending on News