Salah satu kesenangan musim dingin di Jepang adalah kesadaran bahwa setiap hari yang berlalu membawa kita semakin dekat ke musim semi. Dan musim semi berarti satu hal yang paling ditunggu-tunggu: datangnya musim bunga sakura. Untuk membantu persiapan menyambut momen ini, perusahaan prakiraan cuaca Jepang, Weathernews, kembali merilis prediksi bunga sakura pertamanya pada bulan Januari. Tahun ini, Tokyo diperkirakan akan menjadi wilayah pertama yang memasuki musim sakura, diikuti oleh berbagai daerah lain di seluruh Jepang.
Weathernews menyusun prediksi ini berdasarkan data cuaca dan suhu, serta lebih dari dua juta laporan yang dikirimkan oleh para peserta “Sakura Project”. Proyek ini merupakan catatan observasi sakura berskala nasional yang kini telah memasuki tahun ke-20. Selama bertahun-tahun, Weathernews dikenal sebagai salah satu sumber paling tepercaya dalam memprediksi waktu mekarnya bunga sakura jenis Somei-Yoshino, varietas sakura yang paling umum dan paling banyak ditemukan di Jepang.
Berikut adalah prediksi awal musim mekarnya bunga sakura di kota-kota utama Jepang tahun ini.
Akita diperkirakan mulai mekar pada 12 April.
Aomori pada 17 April.
Fukuoka pada 23 Maret.
Hiroshima pada 25 Maret.
Kagoshima pada 26 Maret.
Kanazawa pada 31 Maret.
Kochi pada 24 Maret.
Kushiro pada 7 Mei.
Nagano pada 8 April.
Nagoya pada 23 Maret.
Niigata pada 5 April.
Osaka pada 27 Maret.
Sapporo pada 25 April.
Sendai pada 4 April.
Tokyo diperkirakan mulai mekar pada 21 Maret.
Menariknya, sebagian besar tanggal tersebut berada sangat dekat dengan rata-rata tahunan, atau hanya maju sekitar satu hingga empat hari. Ini cukup berbeda dibandingkan dengan prediksi tahun 2024, ketika sebagian besar wilayah diperkirakan mengalami mekarnya sakura lima hingga 14 hari lebih awal dari biasanya. Menurut Weathernews, jadwal yang relatif normal tahun ini disebabkan oleh suhu pada bulan Maret yang cenderung stabil di sebagian besar wilayah Jepang. Selain itu, fluktuasi suhu dingin yang terjadi menjelang masa berbunga diperkirakan akan memperlambat pertumbuhan kuncup bunga dan mencegah mekarnya sakura terlalu dini, serupa dengan pola yang terlihat pada musim sebelumnya.
Untuk wilayah Jepang bagian utara, suhu diperkirakan sedikit lebih tinggi dari rata-rata, dengan jumlah hari cerah yang lebih banyak. Kondisi ini diperkirakan akan menyebabkan awal mekarnya sakura sedikit lebih cepat dari biasanya. Meski begitu, lokasi pertama yang diprediksi akan menyambut mekarnya sakura tetaplah Tokyo, dengan tanggal 21 Maret sebagai awal musim.
Meski Kyoto tidak tercantum dalam daftar kota utama di atas, musim sakura di kota tersebut diperkirakan akan dimulai pada 25 Maret. Sementara itu, Arashiyama—kawasan terkenal dengan hutan bambunya—diperkirakan akan menyusul beberapa hari kemudian, yakni sekitar 28 Maret.
Selain kota-kota besar, Weathernews juga merilis prediksi awal mekarnya sakura di sejumlah lokasi hanami paling terkenal di Jepang.
Kastil Kumamoto di Prefektur Kumamoto diperkirakan mulai mekar pada 23 Maret.
Taman Maizuru di Prefektur Fukuoka pada 23 Maret.
Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima pada 26 Maret.
Taman Kochi di Prefektur Kochi pada 24 Maret.
Arashiyama di Prefektur Kyoto pada 28 Maret.
Taman Tsuruma di Prefektur Aichi pada 22 Maret.
Taman Kastil Sunpu di Prefektur Shizuoka pada 24 Maret.
Taman Takato Joshi di Prefektur Nagano pada 4 April.
Taman Ueno Onshi di Prefektur Tokyo pada 22 Maret.
Deretan Seribu Pohon di Tepi Sungai Shiraishi, Prefektur Miyagi, pada 4 April.
Taman Hirosaki di Prefektur Aomori pada 15 April.
Taman Goryokaku di Hokkaido pada 23 April.
Dengan banyaknya lokasi populer yang diperkirakan mulai berbunga pada pekan 22 Maret, sebelum “gelombang sakura” bergerak ke arah utara, para pencinta hanami kemungkinan perlu lebih selektif dalam menentukan tujuan tahun ini. Meski demikian, puncak keindahan bunga sakura di setiap lokasi biasanya terjadi sekitar tujuh hari setelah bunga pertama mulai mekar. Artinya, masih ada cukup waktu untuk mengunjungi satu atau dua lokasi terbaik.
Bahkan jika tidak sempat mengunjungi tempat-tempat terkenal, Jepang tetap menawarkan banyak spot sakura yang indah namun kurang dikenal, yang tak kalah memukau untuk menikmati keindahan bunga musim semi ini.







