Menu

Dark Mode
Anime Record of Ragnarok Resmi Berlanjut ke Season 4, Trailer Perdana Dirilis Anime Snowball Earth Dipastikan Berlanjut ke Season 2, Trailer Perdana Resmi Dirilis Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

News

Pembunuh Shinzo Abe Ajukan Banding atas Vonis Penjara Seumur Hidup

badge-check


					Pembunuh Shinzo Abe Ajukan Banding atas Vonis Penjara Seumur Hidup Perbesar

Pria yang menembak mati mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada 2022 akan mengajukan banding atas vonis penjara seumur hidup yang dijatuhkan pengadilan distrik di Jepang bagian barat bulan lalu, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut pada Selasa.

Putusan terhadap Tetsuya Yamagami (45) oleh Pengadilan Distrik Nara pada 21 Januari menolak argumen tim pembela bahwa masa kecil yang tidak menguntungkan akibat kehancuran ekonomi keluarganya memengaruhi keputusannya menyerang Abe saat kampanye di Prefektur Nara.

Yamagami dijadwalkan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Osaka pada Rabu, mengikuti rekomendasi dari tim pengacaranya, kata para sumber.

Menurut pihak pembela, Yamagami didorong oleh keinginan balas dendam terhadap Gereja Unifikasi, setelah ibunya menyumbangkan dana dalam jumlah besar—sekitar 100 juta yen (sekitar Rp6,4 miliar)—yang menyebabkan keluarganya jatuh dalam kehancuran finansial.

Dalam persidangan yang menggunakan sistem juri rakyat, Yamagami mengatakan bahwa ia percaya Abe berada “di pusat keterlibatan politik Gereja Unifikasi” di Jepang.

Tim pembela menuntut hukuman tidak lebih dari 20 tahun penjara, dengan alasan Yamagami adalah “korban penyalahgunaan yang melibatkan agama.” Mereka menilai ia seharusnya diberi kesempatan untuk kembali berkontribusi pada masyarakat dengan belajar dari pengalaman pahitnya.

Namun, pengadilan menyatakan bahwa meskipun masa kecil Yamagami penuh kesulitan, keputusan untuk membunuh dan benar-benar melakukannya merupakan lompatan besar dalam proses pengambilan keputusan, serta menegaskan bahwa Abe tidak bersalah dalam perkara ini.

Pengadilan juga menambahkan bahwa tingkat kekejaman dan risiko tinggi dari menembakkan beberapa peluru di tengah kerumunan besar dengan niat membunuh jauh lebih serius dibandingkan kasus-kasus lain.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama

27 June 2026 - 12:10 WIB

Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru

27 June 2026 - 10:10 WIB

Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang

26 June 2026 - 18:00 WIB

Hasil Jepang vs Swedia: Daizen Maeda Cetak Gol, Laga Berakhir Imbang 1-1

26 June 2026 - 12:34 WIB

Jepang Akan Perluas Pengawasan Pembelian Apartemen oleh Warga Asing yang Tinggal di Jepang

26 June 2026 - 12:10 WIB

Trending on News