Menu ✖

Dark Mode
Warga Kumamoto Diundang Melihat Rudal Jarak Jauh Type-25 Jepang Ratusan Orang Tarik Pesawat Boeing 787 di Bandara Narita Jepang Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027

News

Warga Kumamoto Diundang Melihat Rudal Jarak Jauh Type-25 Jepang

badge-check


					Warga Kumamoto Diundang Melihat Rudal Jarak Jauh Type-25 Jepang Perbesar

Pasukan Bela Diri Darat Jepang (GSDF) pada Sabtu mengundang sejumlah warga untuk melihat peralatan rudal antikapal jarak jauh Type-25 yang baru ditempatkan di wilayah barat daya Jepang. Kegiatan ini digelar untuk membantu meredakan kekhawatiran masyarakat setempat.

Type-25 merupakan rudal produksi dalam negeri yang diluncurkan dari kendaraan peluncur yang ditempatkan di darat. Rudal tersebut memiliki jangkauan sekitar 1.000 kilometer, sehingga beberapa wilayah pesisir China daratan berada dalam jangkauannya.

Jepang terus memperkuat pertahanannya di tengah situasi keamanan yang semakin serius, termasuk dengan mengembangkan kemampuan serangan balasan. Pasukan Bela Diri Jepang dapat meluncurkan rudal Type-25 dari Camp Kengun di Prefektur Kumamoto.

Sekitar 220 orang menghadiri kegiatan di kamp militer di Higashi Ward, Kumamoto. Dalam acara tersebut, sejumlah peralatan seperti kendaraan peluncur dan kendaraan pengangkut amunisi dipamerkan kepada masyarakat.

Rudal Type-25 juga dijadwalkan untuk pertama kali mengikuti latihan gabungan Jepang-Amerika Serikat bernama Keen Sword pada akhir bulan ini. Latihan tersebut menjadi latihan besar pertama yang diikuti Type-25 sejak mulai ditempatkan pada Maret.

Namun, sebagian warga masih mengkhawatirkan bahwa wilayah tersebut dapat menjadi sasaran jika terjadi keadaan darurat. Jepang sendiri semakin memusatkan aset pertahanannya di wilayah barat daya karena meningkatnya ancaman dari China dan perkembangan nuklir serta rudal Korea Utara.

Kegiatan tersebut bukan forum interaktif untuk bertukar pandangan, melainkan hanya berupa pameran peralatan. Seorang warga Kumamoto berusia 71 tahun mengatakan dirinya diberi tahu oleh anggota Pasukan Bela Diri bahwa mereka tidak dapat menjawab pertanyaan mengenai masalah operasional. “Ini bukan kesempatan yang bisa menghilangkan kekhawatiran saya,” ujarnya.

Acara yang awalnya dijadwalkan pada Agustus itu ditunda setelah gempa kuat melanda Prefektur Kumamoto pada 28 Juli. Pihak Biro Pertahanan Kyushu mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai peralatan yang digunakan.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ratusan Orang Tarik Pesawat Boeing 787 di Bandara Narita Jepang

5 October 2026 - 10:10 WIB

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Trending on News