Menu ✖

Dark Mode
Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028 Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah Anime ‘Obocchama-kun Reborn’ Akan Tayang di Jepang pada 2027 Menteri Pertanian Jepang Minta Maaf atas Pernyataan Soal Pemotongan Anggaran Jalan Turis Chile Ditangkap Usai Bobol Rumah dan Curi Jam Mewah, Mengira Hukuman di Jepang “Ringan” Bandai Namco Tunda Pembukaan Toko Gundam Base dan Cross Store di Minneapolis, Amerika

News

Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028

badge-check


					Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028 Perbesar

Biro Transportasi Metropolitan Tokyo mengumumkan bahwa telepon umum yang berada di stasiun-stasiun Subway Toei akan ditarik secara bertahap dan tidak lagi tersedia paling lambat pada November 2028.

Kebijakan ini mencakup seluruh stasiun di empat jalur Subway Toei, yaitu Asakusa Line, Mita Line, Oedo Line, dan Shinjuku Line.

Meski diumumkan oleh Biro Transportasi Tokyo, keputusan tersebut sebenarnya berasal dari perusahaan telekomunikasi NTT East, yang selama ini mengoperasikan telepon umum di stasiun-stasiun tersebut.

Di era ponsel pintar, penggunaan telepon umum memang terus menurun. Sebagian besar masyarakat kini sudah memiliki smartphone yang dapat digunakan untuk menelepon maupun mengirim pesan.

Namun, telepon umum masih memiliki fungsi penting saat terjadi bencana. Di Jepang, telepon umum dapat digunakan untuk menghubungi layanan darurat seperti ambulans dan pemadam kebakaran. Saat gempa bumi atau bencana besar lainnya terjadi, telepon umum juga dapat digunakan secara gratis untuk melakukan panggilan darurat dan mengakses layanan pesan suara khusus.

Karena alasan tersebut, telepon umum masih dianggap sebagai bagian dari infrastruktur penanggulangan bencana. Fasilitas ini dapat menjadi sarana komunikasi bagi orang yang kehilangan ponsel, kehabisan baterai, atau tidak memiliki akses untuk mengisi daya perangkat mereka.

Menurut aturan telekomunikasi di Jepang, penyedia layanan wajib mempertahankan sejumlah telepon umum di area tertentu. Namun, telepon umum yang berada di dalam stasiun kereta tidak termasuk dalam kategori yang wajib dipertahankan karena stasiun tidak beroperasi selama 24 jam.

Oleh karena itu, NTT East dapat menarik telepon umum di dalam stasiun tanpa perlu mendapatkan persetujuan khusus dari Pemerintah Metropolitan Tokyo.

Proses penarikan akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Setiap stasiun akan mengumumkan jadwal pencabutan telepon umum setidaknya dua minggu sebelum pelaksanaannya.

Bagi masyarakat yang masih membutuhkan telepon umum, NTT East menyediakan layanan pencarian lokasi telepon umum melalui situs resminya.

Sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah

6 October 2026 - 16:10 WIB

Menteri Pertanian Jepang Minta Maaf atas Pernyataan Soal Pemotongan Anggaran Jalan

6 October 2026 - 10:10 WIB

Turis Chile Ditangkap Usai Bobol Rumah dan Curi Jam Mewah, Mengira Hukuman di Jepang “Ringan”

6 October 2026 - 08:03 WIB

Bandai Namco Tunda Pembukaan Toko Gundam Base dan Cross Store di Minneapolis, Amerika

5 October 2026 - 18:10 WIB

Warga Kumamoto Diundang Melihat Rudal Jarak Jauh Type-25 Jepang

5 October 2026 - 11:10 WIB

Trending on News