Menu ✖

Dark Mode
Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027 Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

News

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

badge-check


					Female office workers wearing high heels, clothes and bags of the same colour make their way at a business district in Tokyo, Japan, June 4, 2019. REUTERS/Kim Kyung-Hoon Perbesar

Female office workers wearing high heels, clothes and bags of the same colour make their way at a business district in Tokyo, Japan, June 4, 2019. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Kebugaran fisik perempuan Jepang berusia 30-an dan 40-an menunjukkan tren penurunan selama sekitar 25 tahun hingga tahun fiskal 2025. Hal tersebut terungkap dalam survei pemerintah Jepang yang hasilnya dirilis pada Minggu.

Survei yang dilakukan oleh Badan Olahraga Jepang (Japan Sports Agency) itu juga menunjukkan bahwa perempuan dalam kelompok usia tersebut semakin jarang menjadi anggota klub olahraga atau fasilitas sejenis. Jumlah perempuan yang berolahraga setidaknya satu kali dalam seminggu juga menunjukkan tren penurunan.

Sejumlah analis menilai, sebagian perempuan kemungkinan kesulitan berolahraga meskipun memiliki keinginan untuk melakukannya. Kendala waktu dan biaya menjadi faktor yang diduga berpengaruh, terutama karena mereka harus membagi waktu dan tenaga antara pekerjaan, pekerjaan rumah tangga, serta mengasuh anak.

Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya partisipasi perempuan dalam kehidupan sosial dan dunia kerja di Jepang, yang turut membuat tuntutan untuk menyeimbangkan berbagai tanggung jawab semakin besar.

Survei Kebugaran Dilakukan Sejak 1964

Survei kebugaran fisik dan kemampuan atletik tersebut telah dilaksanakan setiap tahun sejak tahun fiskal 1964, bertepatan dengan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo pertama.

Survei ini bertujuan mengukur tingkat kebugaran dasar dan kemampuan motorik masyarakat Jepang. Hasilnya kemudian digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintah.

Metode pengujian yang digunakan saat ini mulai diterapkan pada tahun fiskal 1998. Pada tahun tersebut, kelompok usia 60-an dan 70-an mulai dimasukkan dalam survei sehingga cakupan peserta diperluas menjadi masyarakat berusia 6 hingga 79 tahun.

Survei untuk tahun fiskal 2025 dilaksanakan pada Mei hingga Oktober tahun lalu dan mengumpulkan data dari sekitar 60.000 orang.

Hasil survei tersebut menyoroti tantangan kebugaran fisik perempuan Jepang usia 30-an dan 40-an, sekaligus menunjukkan perlunya perhatian terhadap hambatan yang membuat mereka kesulitan melakukan aktivitas olahraga secara rutin.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka

9 October 2026 - 15:10 WIB

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News