Menu ✖

Dark Mode
Data CAPCOM ID Bocor, Informasi 11,7 Juta Pengguna di Seluruh Dunia Terdampak Tertarik Gabung? Akademi Ninja di Ibaraki Jepang Buka Pelatihan untuk Pemula Jepang Alokasikan Sekitar 4 Miliar Yen dari Lotre Akhir Tahun untuk Pemulihan Kumamoto Siap Siap Travelers! Jepang Terapkan Sistem Baru “Tax Free” Belanja Turis Mulai 1 November 2026 Menteri Pertanian Jepang Kembalikan Donasi Rp20 Juta yang Diduga Langgar Aturan Pemilu Anime Yona of the Dawn Lanjut ke Sekuel, Pierrot Films Jadi Studio Animasi

OTAKU

Data CAPCOM ID Bocor, Informasi 11,7 Juta Pengguna di Seluruh Dunia Terdampak

badge-check


					xr:d:DAF41mdO4PI:222,j:2280366276404054623,t:24021711 Perbesar

xr:d:DAF41mdO4PI:222,j:2280366276404054623,t:24021711

CAPCOM mengumumkan pada Kamis bahwa layanan akun keanggotaan daringnya, CAPCOM ID, mengalami kebocoran data setelah pihak ketiga memperoleh akses tanpa izin. Insiden ini berdampak pada catatan alamat email dan informasi identifikasi khusus sistem milik 11.777.247 orang di seluruh dunia.

Informasi identifikasi sistem tersebut mencakup data seperti tanggal dan waktu login serta waktu pembuatan akun. Selain itu, ditemukan perubahan kata sandi tanpa izin pada 196 akun serta 43 kasus akses ilegal terhadap data pribadi, seperti tanggal lahir, jenis kelamin, negara, dan nama panggilan pengguna.

CAPCOM menyatakan belum mengonfirmasi adanya pembobolan kata sandi yang sebelumnya ditetapkan oleh pengguna. Meski demikian, kata sandi akun yang terdampak telah diatur ulang. Perusahaan juga memastikan bahwa informasi kartu kredit tidak terdampak dalam insiden ini.

CAPCOM berencana menghubungi pengguna yang terdampak dan telah menyediakan saluran layanan pelanggan khusus untuk menangani pertanyaan terkait kebocoran tersebut.

Perusahaan pertama kali mendeteksi aktivitas mencurigakan pada Senin. CAPCOM segera membatasi akses dan memulai penyelidikan, lalu mengonfirmasi adanya akses tanpa izin pada hari yang sama serta menerapkan langkah darurat.

Pada Selasa, CAPCOM membentuk tim penanganan insiden internal untuk mengumpulkan informasi dan memastikan data yang terdampak. Hasil penyelidikan kemudian dilaporkan kepada Komite Pengawasan Keamanan Teknologi Informasi eksternal perusahaan.

Pada Rabu, CAPCOM melaporkan insiden tersebut kepada Kepolisian Prefektur Osaka dan Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Jepang. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

Ke depannya, CAPCOM berencana memperkuat sistem keamanan informasi dan menerapkan langkah pencegahan tambahan agar kejadian serupa tidak terulang.

CAPCOM dikenal sebagai pengembang dan penerbit berbagai waralaba gim populer, termasuk Street Fighter, Resident Evil, Monster Hunter, Ace Attorney, dan Mega Man.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anime Yona of the Dawn Lanjut ke Sekuel, Pierrot Films Jadi Studio Animasi

22 October 2026 - 07:47 WIB

Manga Null-Meta Karya Kokamumo Mendapatkan Adaptasi Anime TV pada 2027

21 October 2026 - 07:13 WIB

Manga Nue’s Exorcist Resmi Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Musim Panas 2027

15 October 2026 - 13:10 WIB

Masashi Kishimoto Umumkan Manga Baru Naruto, Berjudul Naruto Shadow Rising

14 October 2026 - 16:10 WIB

Attack on Titan: The Musical Gelar Tur Dunia, Singapura Jadi Negara Pembuka pada 2027

14 October 2026 - 15:10 WIB

Trending on OTAKU