Menu ✖

Dark Mode
Naruto Akan Punya Anime TV Limited Series Baru, Detail Diumumkan Oktober Yuko Fujigaki Jadi Perempuan Pertama yang Pimpin Universitas Tokyo Menhan Jepang Umumkan Akan Akhiri Misi Pemadaman Kebakaran Hutan di Indonesia Proporsi Penduduk Usia 65 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 29,4 Persen Jelang Kenaikan Biaya Visa 1 Oktober, Kantor Imigrasi Tokyo Dipadati Warga Asing, Antrean Capai 7,5 Jam Bar di Kyoto Punya Bartender Robot yang Dikendalikan Manusia dari Jarak Jauh

News

Penduduk Asing di Okinawa Naik 50% Berkat Peluang Kerja di Industri Perhotelan

badge-check


					Penduduk Asing di Okinawa Naik 50% Berkat Peluang Kerja di Industri Perhotelan Perbesar

Jumlah penduduk asing di Prefektur Okinawa, Jepang, melonjak hingga 50% dalam dua setengah tahun terakhir. Para pekerja asing berbondong-bondong memanfaatkan peluang kerja di sektor perhotelan dan industri lainnya yang terdampak kekurangan tenaga kerja.

“Sambutan hangat di Pulau Seragaki,” ujar Muhammad Irfan, seorang karyawan asal Indonesia yang bekerja di Hyatt Regency Seragaki Island. Irfan bertugas melayani tamu VIP di hotel tersebut.

Memasuki tahun keduanya di resort itu, setelah sebelumnya bekerja di hotel lain di prefektur tersebut, Irfan kini mengawasi empat karyawan lainnya, termasuk staf dari Jepang.

Sementara itu, laporan pemerintah Jepang menunjukkan bahwa Okinawa menjadi salah satu wilayah yang paling banyak menerima pekerja asing dalam beberapa tahun terakhir. Industri pariwisata dan perhotelan di prefektur ini bergantung pada tenaga kerja asing, terutama dari negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Filipina, dan Vietnam.

Di hotel-hotel besar seperti Hilton Okinawa dan Ritz-Carlton, para pekerja asing kini mengisi berbagai posisi, mulai dari housekeeping hingga manajemen tamu. “Kami tidak hanya merekrut mereka untuk mengisi kekosongan, tetapi juga untuk membawa perspektif budaya yang beragam,” kata seorang manajer dari salah satu hotel ternama di Okinawa.

Selain perhotelan, pekerja asing juga mulai terlihat di sektor retail dan restoran, yang mengalami lonjakan permintaan karena meningkatnya jumlah wisatawan domestik dan internasional pasca-pandemi. Pemerintah lokal Okinawa kini sedang mempertimbangkan program pelatihan bahasa Jepang tambahan untuk memudahkan adaptasi para pekerja asing.

Sc : asia.nikkei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Yuko Fujigaki Jadi Perempuan Pertama yang Pimpin Universitas Tokyo

30 September 2026 - 15:10 WIB

Menhan Jepang Umumkan Akan Akhiri Misi Pemadaman Kebakaran Hutan di Indonesia

30 September 2026 - 12:10 WIB

Proporsi Penduduk Usia 65 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 29,4 Persen

30 September 2026 - 10:10 WIB

Jelang Kenaikan Biaya Visa 1 Oktober, Kantor Imigrasi Tokyo Dipadati Warga Asing, Antrean Capai 7,5 Jam

29 September 2026 - 13:13 WIB

Beruang Hitam Asia Ditembak di Tokyo, Pertama Kali Aturan Penembakan Darurat Diterapkan

29 September 2026 - 07:43 WIB

Trending on News