Menu ✖

Dark Mode
Jepang Uji Operasi Kanker Usus dengan Robot yang Dikendalikan dari Jarak Jauh Manga Nue’s Exorcist Resmi Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Musim Panas 2027 Disney Imagination, Kapal Pesiar Baru Disney di Jepang yang Siap Berlayar pada 2029 Masashi Kishimoto Umumkan Manga Baru Naruto, Berjudul Naruto Shadow Rising Attack on Titan: The Musical Gelar Tur Dunia, Singapura Jadi Negara Pembuka pada 2027 Perusahaan Modal Ventura Singapura Akan Bangun Akademi Startup di Iwate, Jepang

News

Pria Jepang Dijatuhi Hukuman karena Menjual Konsol Nintendo Switch yang Dimodifikasi Secara Ilegal

badge-check


					Pria Jepang Dijatuhi Hukuman karena Menjual Konsol Nintendo Switch yang Dimodifikasi Secara Ilegal Perbesar

Stasiun televisi RKC Kōchi melaporkan pada hari Senin bahwa Pengadilan Distrik Kōchi menjatuhkan hukuman kepada Fumihiro Otobe (58 tahun) atas pelanggaran Undang-Undang Merek Dagang setelah terbukti secara ilegal memodifikasi konsol Nintendo Switch dan menjualnya secara online.

Otobe, seorang pekerja transportasi asal kota Ryūgasaki di Prefektur Ibaraki, dijatuhi hukuman dua tahun penjara dengan masa percobaan tiga tahun — artinya, jika ia berkelakuan baik selama tiga tahun, ia tidak akan menjalani hukuman penjara. Selain itu, ia juga dikenai denda sebesar 500.000 yen (sekitar 3.495 dolar AS).

Otobe ditangkap oleh Kepolisian Prefektur Kōchi pada Maret tahun lalu karena diduga menyolder komponen modifikasi ke papan sirkuit konsol Switch bekas dan menjualnya di aplikasi pasar loak seharga 28.000 yen (sekitar 195 dolar AS) per unit.

Ini merupakan kasus pertama di Jepang di mana seseorang ditangkap dan dijatuhi hukuman karena menjual unit Switch yang dimodifikasi secara ilegal.

Nintendo pertama kali meluncurkan konsol Switch pada Maret 2017. Hingga 31 Desember, Nintendo melaporkan telah menjual 150,86 juta unit Switch — termasuk model Switch biasa, Switch Lite, dan Switch OLED. Penjualan perangkat lunak untuk Switch mencapai 1,359 miliar unit.

Penerus konsol ini, Switch 2, dijadwalkan rilis di Amerika Serikat dan Jepang pada 5 Juni mendatang.

Nintendo sebelumnya mengumumkan bahwa pre-order global dimulai pada 9 April dengan harga 449,99 dolar AS. Namun, pada 4 April, Nintendo mengumumkan penundaan pre-order di Amerika Serikat untuk “meninjau potensi dampak tarif dan kondisi pasar yang berkembang,” hanya beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump secara resmi mengumumkan kebijakan tarif impor baru.

Sc : NTV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Disney Imagination, Kapal Pesiar Baru Disney di Jepang yang Siap Berlayar pada 2029

15 October 2026 - 10:10 WIB

Perusahaan Modal Ventura Singapura Akan Bangun Akademi Startup di Iwate, Jepang

14 October 2026 - 11:10 WIB

Shinkansen Kyushu Kembali Beroperasi Setelah Kabel Listrik Atas Ditemukan Rusak

14 October 2026 - 10:10 WIB

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Trending on News