Menu ✖

Dark Mode
Jepang Uji Operasi Kanker Usus dengan Robot yang Dikendalikan dari Jarak Jauh Manga Nue’s Exorcist Resmi Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Musim Panas 2027 Disney Imagination, Kapal Pesiar Baru Disney di Jepang yang Siap Berlayar pada 2029 Masashi Kishimoto Umumkan Manga Baru Naruto, Berjudul Naruto Shadow Rising Attack on Titan: The Musical Gelar Tur Dunia, Singapura Jadi Negara Pembuka pada 2027 Perusahaan Modal Ventura Singapura Akan Bangun Akademi Startup di Iwate, Jepang

News

Harga Beras Melonjak, Jepang Impor Beras Korea Selatan untuk Pertama Kalinya Sejak 1999

badge-check


					Harga Beras Melonjak, Jepang Impor Beras Korea Selatan untuk Pertama Kalinya Sejak 1999 Perbesar

Lonjakan harga beras di Jepang telah membuka peluang langka bagi produsen Korea Selatan untuk mengekspor bahan pokok tersebut ke Negeri Sakura. Untuk pertama kalinya sejak tahun 1999, Jepang mengimpor beras dari Korea Selatan bulan ini, di tengah melonjaknya harga beras domestik yang mendorong permintaan terhadap produk luar negeri meskipun dibebani tarif tinggi, menurut seorang pejabat industri Korea Selatan pada Senin.

Impor ini dilakukan melalui kantor Jepang dari National Agricultural Cooperative Federation Korea Selatan, yang lebih dikenal dengan nama NongHyup. Mereka mengimpor dan menjual dua ton beras Korea secara online dan di beberapa supermarket lokal bulan ini.

Meski jumlahnya hanya sebagian kecil dari total konsumsi beras Jepang, langkah ini menjadi titik cerah bagi ekspor Korea Selatan secara keseluruhan, yang sebelumnya terpukul oleh kebijakan proteksionis Presiden AS Donald Trump. Langkah ini juga terjadi di saat negara-negara Asia berupaya mempererat kerja sama perdagangan untuk mengimbangi gangguan terhadap perdagangan global. Bulan lalu, menteri perdagangan dari Korea Selatan, China, dan Jepang bertemu di Seoul dan kembali menyerukan pentingnya perdagangan bebas.

Seorang pejabat NongHyup di Tokyo mengatakan bahwa selama ini beras Korea tidak bisa bersaing karena tarif yang tinggi, tetapi kini harganya menjadi kompetitif. Pejabat tersebut juga menyebutkan bahwa ini adalah penjualan pertama sejak kantor NongHyup di Tokyo dibuka.

Menurut pejabat itu, pengiriman awal sebanyak dua ton sudah habis terjual, dan 20 ton tambahan dijadwalkan tiba pekan depan.

Jepang mengenakan tarif sekitar ¥340 (sekitar $2.40) per kilogram untuk impor beras yang melebihi kuota bebas bea sekitar 770.000 ton metrik per tahun. Selain itu, preferensi konsumen terhadap beras lokal serta rantai pasok yang kompleks membuat impor semakin sulit.

Namun, data dari kementerian urusan dalam negeri Jepang menunjukkan bahwa harga beras konsumen melonjak 92% pada bulan lalu dibandingkan tahun sebelumnya — kenaikan tercepat sejak 1971 — sehingga mempercepat laju inflasi.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Disney Imagination, Kapal Pesiar Baru Disney di Jepang yang Siap Berlayar pada 2029

15 October 2026 - 10:10 WIB

Perusahaan Modal Ventura Singapura Akan Bangun Akademi Startup di Iwate, Jepang

14 October 2026 - 11:10 WIB

Shinkansen Kyushu Kembali Beroperasi Setelah Kabel Listrik Atas Ditemukan Rusak

14 October 2026 - 10:10 WIB

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Trending on News