Menu

Dark Mode
Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026 Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

News

Sel Punca iPS Beri Kemajuan bagi Pasien Cedera Tulang Belakang di Jepang

badge-check


					Sel Punca iPS Beri Kemajuan bagi Pasien Cedera Tulang Belakang di Jepang Perbesar

Tim dokter dari Universitas Keio mengumumkan langkah menjanjikan dalam upaya mengobati cedera tulang belakang menggunakan sel punca pluripoten terinduksi (iPS) manusia, dalam konferensi pers pada 21 Maret lalu.

Dalam uji klinis yang dilakukan, sel iPS digunakan untuk menciptakan sel saraf yang kemudian ditransplantasikan ke dalam tubuh empat pasien yang mengalami cedera tulang belakang. Hasilnya, dua dari empat pasien menunjukkan pemulihan fungsi motorik, dan satu di antaranya bahkan mampu berdiri dengan bantuan alat penopang setelah menjalani rehabilitasi intensif.

“Kami melihat secercah harapan untuk melangkah ke tahap selanjutnya,” ujar Masaya Nakamura, profesor ortopedi dari Universitas Keio.

Uji klinis selanjutnya akan diperluas melalui K Pharma Inc., perusahaan ventura yang didirikan oleh Universitas Keio, guna memastikan keamanan dan efektivitas terapi ini.

Upaya ini telah dimulai sejak penemuan sel iPS oleh Shinya Yamanaka pada 2006. Yamanaka, peraih Nobel Kedokteran, memimpin Pusat Penelitian dan Aplikasi Sel iPS di Universitas Kyoto, yang juga menyediakan sel iPS untuk uji klinis Keio ini.

Dalam uji terbaru, seluruh pasien mengalami cedera tulang belakang antara 14 hingga 28 hari sebelum transplantasi dilakukan. Mereka kehilangan seluruh fungsi motorik di sebagian tubuh. Setelah transplantasi, mereka menjalani rehabilitasi selama satu tahun di bawah pengawasan ketat.

Pasien yang kini bisa berdiri dengan bantuan alat penopang sedang menjalani tahap rehabilitasi berikutnya agar dapat berjalan.

Tim dokter juga menegaskan bahwa tidak ditemukan indikasi bahwa sel hasil transplantasi berkembang menjadi sel kanker — salah satu risiko utama dalam terapi sel punca.

Data dari Pusat Cedera Tulang Belakang di Iizuka, Prefektur Fukuoka, menunjukkan bahwa hanya sekitar 10–12 persen pasien dengan cedera tulang belakang yang mampu memulihkan sebagian fungsi motorik melalui rehabilitasi konvensional. Namun, karena jumlah partisipan dalam uji coba ini masih sangat terbatas, efektivitas statistik dari terapi ini belum bisa dipastikan.

Di Jepang, sekitar 100.000 orang hidup dengan cedera tulang belakang, dan hingga kini, rehabilitasi menjadi satu-satunya harapan untuk perbaikan. Terapi dengan sel iPS ini membuka potensi masa depan baru dalam dunia pengobatan regeneratif.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News