Pemerintah Jepang berencana mengurangi tagihan listrik dan gas rumah tangga rata-rata sekitar 1.000 yen per bulan untuk periode Juli hingga September, saat penggunaan AC atau pendingin ruangan yang biasanya menyebabkan tagihan meningkat, demikian dilaporkan pada hari Jumat.
Untuk merealisasikan kebijakan ini, pemerintah akan menggunakan dana cadangan dari anggaran fiskal 2025. Rincian kebijakan ini akan diumumkan lebih lanjut pada akhir bulan ini.
Bulan lalu, Perdana Menteri Shigeru Ishiba telah menyatakan bahwa pemerintah akan kembali memberikan dukungan terhadap tagihan listrik dan gas selama tiga bulan tersebut.
Sebelumnya, pemerintah juga telah memberikan subsidi serupa dari Agustus hingga Oktober tahun lalu, serta Januari hingga Maret tahun ini.
Sementara itu, subsidi baru untuk harga bensin juga telah mulai diterapkan pada hari Kamis sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meredakan tekanan biaya hidup masyarakat Jepang.
Sc : Nippon







