Menu

Dark Mode
Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia Maskot Gundam “Haro” Direncanakan Terbang ke ISS untuk Uji Robot Luar Angkasa Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age” Film Horor Exit 8 Siap Tayang di Amerika Utara, Trailer Terakhir Dirilis Film Gundam Hathaway 2 Rilis Trailer Dub Inggris, Siap Tayang di Bioskop AS Mei

News

PM Jepang Kecam Serangan Israel ke Iran, Serukan Negara Anggota G7 Redam Ketegangan

badge-check


					PM Jepang Kecam Serangan Israel ke Iran, Serukan Negara Anggota G7 Redam Ketegangan Perbesar

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, mengecam keras serangan Israel terhadap target nuklir dan militer Iran, menyebutnya sebagai tindakan yang “tidak dapat ditoleransi” dan “sangat disesalkan”. Dalam pernyataannya kepada media, Ishiba menegaskan bahwa semua pihak harus menahan diri agar situasi tidak semakin memanas, merujuk pada aksi balasan Iran.

Ishiba juga menyatakan bahwa Jepang akan menyampaikan sikap resminya pada pertemuan puncak G7 di Kanada yang dimulai Senin depan. Jepang, yang selama ini menjalin hubungan bersahabat dengan Iran karena ketergantungannya pada pasokan minyak mentah, berusaha menempuh jalur diplomatik yang seimbang di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Jepang meningkatkan peringatan bahaya untuk Iran ke level 3, yang berarti imbauan untuk “menghindari semua perjalanan”. Untuk wilayah yang berbatasan dengan Pakistan dan Irak, peringatan tetap di level 4, tingkat tertinggi, dengan seruan untuk “segera evakuasi dan hindari semua perjalanan”.

Sekitar 400 warga negara Jepang saat ini berada di Iran, dan pemerintah menyarankan mereka mempertimbangkan untuk meninggalkan negara tersebut. Jepang juga menaikkan tingkat peringatan untuk seluruh wilayah Israel ke level 3 atau lebih, karena potensi balasan dari Iran.

Pada hari yang sama, Israel mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap “puluhan target militer” di Iran, termasuk fasilitas nuklir. PM Israel Benjamin Netanyahu menyebut operasi militer ini akan “berlanjut selama diperlukan hingga ancaman benar-benar dihilangkan”.

Meski Israel didukung oleh sekutu keamanan utama Jepang, yaitu Amerika Serikat, Tokyo tetap berusaha menjaga hubungan baik dengan semua pihak di Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Jepang, Takeshi Iwaya, menambahkan bahwa perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut sangat penting bagi Jepang. Ia menyerukan agar semua pihak menunjukkan “penahanan diri setinggi mungkin”, serta menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan segala upaya untuk melindungi warga Jepang di wilayah konflik.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz

11 April 2026 - 18:00 WIB

China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia

11 April 2026 - 14:30 WIB

Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age”

11 April 2026 - 10:10 WIB

Survei: Kekhawatiran Remaja Jepang terhadap Imigrasi Meningkat Tajam

10 April 2026 - 10:10 WIB

Bukan Manusia, Polisi di Sebuah Kota di Jepang Ini Tunjuk Anjing Shiba Inu Jadi “Inspektur”

10 April 2026 - 07:16 WIB

Trending on News