Menu

Dark Mode
Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026 Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

News

Isu Ramalan Gempa dari Manga Sebabkan Kekhawatiran dan Penurunan Wisatawan ke Jepang

badge-check


					Isu Ramalan Gempa dari Manga Sebabkan Kekhawatiran dan Penurunan Wisatawan ke Jepang Perbesar

Rumor tentang akan terjadinya gempa bumi besar di Jepang pada 5 Juli 2025 telah menyebar luas di internet, meski tidak didukung bukti ilmiah apa pun. Rumor ini berasal dari mimpi bencana yang digambarkan dalam manga tahun 2021 karya Tatsuki Ryō, dan telah menimbulkan keresahan publik serta penurunan jumlah wisatawan dari Hong Kong ke Jepang.

Sebuah survei yang dilakukan pada Juni oleh Sky Perfect JSAT terhadap 1.000 responden berusia 15 hingga 69 tahun di seluruh Jepang menunjukkan bahwa 49,4% orang Jepang pernah mendengar rumor tersebut, sementara 50,6% belum pernah mendengarnya.

Kelompok dengan tingkat kesadaran tertinggi terhadap rumor ini adalah perempuan remaja (61,4%) dan perempuan usia 50-an (57,8%). Di antara laki-laki, yang paling banyak mengetahui adalah remaja (54,2%) dan usia 20-an (51,8%).

Di antara 494 orang yang mengaku pernah mendengar rumor tersebut, sumber informasi paling umum adalah YouTube (27,7%), diikuti televisi (25,7%), berita online (24,1%), keluarga/teman (21,5%), dan platform X (sebelumnya Twitter) sebesar 20,4%.

YouTube paling banyak disebut oleh laki-laki, sementara televisi masih menjadi sumber utama bagi kelompok usia di atas 40 tahun. Anak muda lebih banyak mendapat informasi dari X, sedangkan TikTok populer di kalangan remaja perempuan.

Terkait sumber berita terpercaya yang digunakan sehari-hari, televisi masih menjadi yang paling banyak dipilih (41,9%), disusul berita online (25,6%) dan surat kabar (termasuk versi digital) sebesar 21,8%.

Namun, terdapat kesenjangan signifikan antar generasi: 71,7% responden usia 60-an mengandalkan televisi, sementara hanya 24,7% responden usia 20-an yang memilih televisi sebagai sumber utama mereka.

Sc : nippon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News