Menu ✖

Dark Mode
Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

News

Survei Bank of Japan: Proporsi Orang yang Merasa Kondisi Hidup Membaik Turun ke Level Terendah 15 Tahun

badge-check


					Survei Bank of Japan: Proporsi Orang yang Merasa Kondisi Hidup Membaik Turun ke Level Terendah 15 Tahun Perbesar

Survei kuartalan Bank of Japan (BOJ) untuk bulan Juni menunjukkan bahwa proporsi masyarakat Jepang yang merasa kondisi hidup mereka lebih nyaman dibanding setahun lalu turun ke level terendah dalam lebih dari 15 tahun.

Indeks difusi mengenai kondisi hidup, yaitu persentase responden yang merasa kondisi hidup membaik dikurangi yang merasa memburuk, tercatat minus 57,2 pada survei Juni 2025. Angka ini adalah yang terburuk sejak survei September 2009, dan memburuk dari minus 52,0 pada survei Maret sebelumnya.

Sebanyak 61,0% responden menyatakan bahwa kondisi hidup mereka memburuk, meningkat 5,1 poin persentase dibanding survei sebelumnya. Sebaliknya, hanya 3,8% yang merasa kondisi mereka membaik, turun tipis 0,1 poin.

Dari mereka yang merasa memburuk, 93,7% menyebut kenaikan harga sebagai penyebab utama penurunan kondisi hidup.

Survei juga menunjukkan 70,5% responden berpikir kondisi ekonomi saat ini lebih buruk dibanding setahun lalu.

Ketika ditanya prediksi kenaikan harga dalam satu tahun ke depan, rata-rata responden memperkirakan kenaikan sebesar 12,8%, meningkat dari 12,2% pada survei sebelumnya dan menjadi angka tertinggi sejak data serupa tersedia pada September 2006.

Sebanyak 96,1% responden menyatakan harga-harga di Jepang memang naik dibanding setahun lalu, angka yang hampir tidak berubah dari survei sebelumnya.

Survei ini dilakukan antara 1 Mei hingga 3 Juni 2025, dengan sampel warga berusia 20 tahun ke atas di seluruh Jepang.

Survei Juni ini adalah yang pertama sejak pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif tambahan pada baja, aluminium, dan otomotif, serta beberapa tarif timbal balik (“reciprocal tariffs”).

Seorang pejabat BOJ mengatakan, “Kami tidak bisa memastikan apa dampak dari tarif tersebut” terhadap ekonomi.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Trending on News