Menu

Dark Mode
Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran Kosakata Jepang untuk Tingkat Kematangan & Rasa Jun Matsumoto Resmi Bergabung di Live-Action Chiruran: Shinsengumi Requiem, Tayang Maret

News

Jepang Sahkan UU Bahasa Isyarat Menjelang Deaflympics 2025

badge-check


					Jepang Sahkan UU Bahasa Isyarat Menjelang Deaflympics 2025 Perbesar

Pemerintah pusat dan daerah di Jepang kini diwajibkan untuk mengambil langkah-langkah mempromosikan penggunaan bahasa isyarat, berdasarkan undang-undang baru yang bertujuan meningkatkan kesadaran menjelang pelaksanaan Deaflympics pada bulan November.

Undang-undang ini mulai berlaku pada 25 Juni, setelah disahkan di parlemen Jepang melalui rancangan yang disusun oleh anggota lintas partai. Ini merupakan pertama kalinya Jepang memiliki undang-undang khusus mengenai bahasa isyarat, menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang.

Menyebut undang-undang ini sebagai “bersejarah”, Federasi Tunarungu Jepang (Japanese Federation of the Deaf) menyatakan bahwa mereka merasa “sangat terharu” saat mengenang para pendahulu yang telah bekerja keras meningkatkan kesadaran akan pentingnya bahasa isyarat.

Melindungi bahasa isyarat, kata mereka, akan menjadi “cahaya harapan bagi masa depan komunitas tunarungu dan mereka yang memiliki gangguan pendengaran.”

Undang-undang ini mengharuskan pemerintah pusat dan daerah untuk:

  • Meningkatkan lingkungan belajar yang mendukung penggunaan bahasa isyarat,

  • Melestarikan dan mengembangkan budaya bahasa isyarat, termasuk dalam bidang teater dan seni tradisional,

  • Meningkatkan pemahaman publik mengenai bahasa isyarat,

  • Menyediakan anggaran khusus untuk mendukung berbagai inisiatif tersebut,

  • Menugaskan guru atau staf yang mahir dalam bahasa isyarat untuk memastikan siswa yang membutuhkannya bisa mendapatkan pendidikan yang layak.

Menurut Federasi Tunarungu Jepang, saat ini sudah ada peraturan daerah tentang promosi bahasa isyarat di 40 prefektur dan sekitar 550 kota/kabupaten.

Undang-undang ini disahkan menjelang Deaflympics pertama yang akan diselenggarakan di Jepang, sebuah ajang olahraga internasional bagi atlet tunarungu dan tuli, yang akan berlangsung di Tokyo dan wilayah lainnya. Sekitar 6.000 atlet dan ofisial dari 70 hingga 80 negara dan wilayah dijadwalkan akan berpartisipasi.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Jepang Longgarkan Kuota Mahasiswa Asing, Tiga Universitas Top Dapat Izin Khusus

19 February 2026 - 15:10 WIB

Trending on News