Menu

Dark Mode
Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran Kosakata Jepang untuk Tingkat Kematangan & Rasa Jun Matsumoto Resmi Bergabung di Live-Action Chiruran: Shinsengumi Requiem, Tayang Maret Cara Memilih Lokasi Hotel Jepang yang Benar-benar Strategis

News

Pemerintah Australia Prioritaskan Jepang atas Jerman untuk Negosiasi Proyek Kapal Perang Baru

badge-check


					Pemerintah Australia Prioritaskan Jepang atas Jerman untuk Negosiasi Proyek Kapal Perang Baru Perbesar

Pemerintah Australia pada hari Senin menyampaikan kepada pemerintah Jepang bahwa mereka berencana memprioritaskan Jepang dibandingkan Jerman dalam negosiasi kesepakatan pembangunan armada frigat baru untuk angkatan laut mereka, menurut sumber dari pemerintah Jepang.

Jika kesepakatan tersebut tercapai setelah kedua belah pihak sepakat soal harga, ini akan menjadi ekspor besar senjata dari Jepang setelah proyek yang sedang berlangsung antara Jepang, Inggris, dan Italia untuk mengembangkan jet tempur generasi berikutnya secara bersama-sama.

Proyek Australia tersebut menganggarkan hingga AU$10 miliar (sekitar US$6,48 miliar) untuk membangun 11 frigat, dengan target frigat pertama masuk layanan pada tahun 2029.

Media The Australian yang berbasis di Sydney melaporkan sebelumnya pada hari itu bahwa Canberra diperkirakan akan memutuskan pekan ini apakah akan bermitra dengan Jepang atau Jerman dalam proyek penggantian frigat Anzac-class yang sudah tua.

Dalam persaingan dengan Jerman atas potensi kesepakatan senjata besar ini, Jepang mengusulkan pengembangan bersama frigat berdasarkan kapal kelas Mogami yang digunakan oleh Angkatan Laut Bela Diri Jepang.

Namun, frigat kelas Mogami diyakini lebih mahal dibandingkan yang diusulkan Jerman, serta menjadi pilihan yang berisiko karena Jepang kurang memiliki pengalaman membangun kapal perang di luar negeri, menurut laporan The Australian.

Jepang memiliki aturan ketat terkait transfer peralatan pertahanan yang mampu menghasilkan daya mematikan tinggi, tetapi transfer diperbolehkan untuk peralatan yang dikembangkan dan diproduksi secara bersama.

Pemerintah Jepang memutuskan dalam Dewan Keamanan Nasional pada November lalu bahwa Jepang dapat ikut serta dalam proyek frigat tersebut. Pada bulan berikutnya, Jepang membentuk kelompok bersama dengan kontraktor pertahanan seperti Mitsubishi Heavy Industries Ltd. untuk memimpin tawaran Tokyo menjadi mitra dalam proyek Australia.

Jepang mempromosikan frigat kelas Mogami yang dibangun oleh Mitsubishi Heavy Industries sebagai kapal siluman yang membutuhkan kru lebih sedikit untuk mengoperasikannya.

Sc ; KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Jepang Longgarkan Kuota Mahasiswa Asing, Tiga Universitas Top Dapat Izin Khusus

19 February 2026 - 15:10 WIB

Prefektur Kagawa Gandeng Nvidia, Dorong Pemanfaatan AI dan Pembangunan Data Center

19 February 2026 - 13:10 WIB

Trending on News