Ahli Medis Ragu Akan Penyelenggaraan Tokyo Olimpiade, Akankah Batal Digelar atau Kembali Ditunda?

Penyelenggaraan Tokyo Ollimpiade hanya tinggal menghitung beberapa bulan lagi. Berbagai persiapan dan juga estafet obor telah dilakukan.

Meski begitu, para ahli medis yang mengatakan akan keraguannya karena resikonya masih terbilang cukup tinggi.

“Yang terbaik adalah tidak menyelenggarakan Olimpiade karena resikonya cukup besar” ucap Norio Sugaya seorang dokter ahli menular.

Sugaya mengatakan bahwa setidaknya perlu vaksinasi sebanyak 50-70% kepada masyarakat umum agar penyelenggaraan aman tidak menimbulkan resiko penyebaran virus.

Sejauh ini, proses vaksinasi di Jepang masih kurang dari 1% dari penduduk keseluruhan. Kemungkinan besar adalah sebagian besar masyarakat belum menerima vaksin hingga penyelenggaraan Olimpiade digelar musim panas mendatang.

Meskipun penonton dari luar negeri dilarang masuk, namun pastinya akan ada puluhan ribu orang asing yang mencakup media dari berbagai dunia yang akan masuk ke Jepang. Menurut Sugaya ini adalah tantangan yang sangat besar.

Pemeritah Jepang sendiri sepakat bahwa vaksinasi bukanlah prasyarat untuk Olimpiade meskipun IOC menegaskan bahwa sebanyak 15.400 atlet didorong untuk segera divaksin sebelum memasuki Jepang.

Bagaimana pun juga, pemerintah dan panitia akan terus saling berkoordinasi agar penyelenggaraan Tokyo Olimpiade nantinya akan berjalan dengan aman dan tetap mengutamakan keselamatan bagi seluruh orang yang terlibat.

Source : JT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here