Awas Jangan Salah! Inilah Standar Tradisi Salam Membungkuk di Jepang!

Pernahkah kamu melihat tradisi orang Jepang ketika mengucapkan salam? Ya mungkin kita pernah lihat di anime ataupun dorama Jepang tentang bagaimana orang Jepang ketika mengucapkan salam diiringi dengan badan yang membungkuk.

Budaya membungkuk tersebut disebut dengan “Ojigi”. Tradisi ini merupakan sebuah gerakan untuk menghormati lawan bicara kita.

Namun tahukah kamu bahwa ada 3 standar membungkuk dalam budaya Jepang? 3 standar tersebut memiliki makna dan arti yang berbeda.

Dalam tradisi Ojigi terdapat 3 tingkatan membungkuk yang berbeda

Berikut 3 standar membungkuk untuk salam di Jepang :

  1. Eshaku
    Tradisi membungkuk ini biasa dipakai ketika kita memberikan salam biasa kepada lawan bicara atau yang sepantaran maupun seumuran. Tradisi ini biasanya membungkukan badan hingga kira-kira 15 derajat saja.
  2. Kairei
    Tradisi ini memiliki makna yang lebih mendalam dibanding dengan sebelumnya. Tradisi Karei mengharuskan kita membungkuk hingga kemiringan kira-kira 30 derajat. Tradisi ini dimaksudkan untuk menghormati orang yang lebih dihormati ataupun biasa dipakai dalam acara formal. Tradisi ini bisa dipakai sebagai apresiasi yang telah dilakukan oelh lawan bicara kita.
  3. Saikairei
    Terakhir ada Ojigi yang disebut dengan Saikairei. Tradisi ini memiliki kesan yang sangat mendalam karena digunakan saat meminta maaf yang sedalam-dalamnya atas perbuatan fatal yang telah diperbuat. Tradisi ini biasanya membungkukan badan dengan kemiringan 45-75 derajat sebagai ungkapan kepedulian yang cukup mendalam kepada lawan bicara.

Nah itulah tadi beberapa tradisi Ojigi atau salam membungkuk yang biasa digunakan di Jepang. Salam Ojigi di Jepang ini telah dipakai dari zaman dahulu dan sudah menjadi tradisi turun-temurun hingga sekarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here