Begini Cara Membaca Komposisi Makanan Halal Atau Tidak di Jepang

Seperti yang kita ketahui bahwa Jepang adalah negara yang tidak beragama. Di Jepang banyak sekali makanan yang mengandung bahan-bahan yang tidak halal bagi umat muslim contohnya seperti minyak babi, kandungan sake, dan bahan bahan lainya. ⁣

Jika kita beragama muslim kita perlu perhatikan makanan yang dimakan adalah makanan halal. Berikut mimin kasih beberapa tips agar kita bisa membedakan makanan halal atau tidak. ⁣

Gelatin (ゼラチン – zerachin), Lard (ラ-ド – raado), pig oil (豚油 – ton’yu), animal oil (動物油 -doubutsu abura)⁣
Gelatin banyak ditemkan pada makanan ringan seperti snack, jelly, permen karet topping es krim dan lain sebagainya. Untuk itu kita perlu perhatikan gelatin yang dipakai adalah (植物油 – shokubutsu abura). Gelatin ini terbuat dari tanaman. Namun biasanya gelatin terbuat dari babi dan ada tandanya tersendiri. ⁣


Sake, Mirin (酒, みりん)⁣
Banyak dari makanan Jepang dan Snack Jepang menggunaan campuran alkohol untuk menambah cita rasa yang lebih enak. Untuk itu kita perlu memastikan apakah ada kandungan alkoholnya atau tidak pada makanan yang kita makan. ⁣


• Emulsifier (乳化剤 – nyuukazai)⁣
Emulsifier hampir ada di setiap makanan dan minuman. Memang tidak semua juga emulsifier berkomposisi haram karena tergantung dari bahan apa emulsifier dibuat. Misalnya seperti terbuat dari kedelai atau tanaman emulsifier lainnya. Untuk itu kita perlu memastikan terlebih dahulu. ⁣


• Animal based products (pork, beef, chicken,etc.)⁣
Banyak juga makanan di Jepang ataupun snack yang memakai bahan dasar babi. Untuk kanji dari babi adalah 豚肉 Sementara untuk sapi 牛肉 dan untuk ayam 鶏肉. Kita harus pastikan bahwa kanji 豚肉 tidak ada pada komposisi makanan kita.⁣


Nah itulah beberapa hal yang harus kita perhatikan saat memakan makanan Jepang ya Minna san. Saat ini Jepang sudah mulai terbuka dengan umat muslim sehingga banyak restoran dan makanan yang disajikan halal. ⁣

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here