Britania Undang Korsel, Australia dan India Masuk ke G7, Akankah Jepang Kembali Menentang?

G7 - G8 miniature flags on white background. 3d illustration

Britania Raya telah resmi mengundang negara India dan Korea Selatan untuk bergabung bersama Group of Seven atau G7.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah menghubungi Perdana Menteri India Narendra Modi lewat surat bersama dengan Korsel dan Australia untuk hadir KTT G7 yang akan digelar bulan depan.

Dalam surat tersebut Johnson menulis mengundang India sebagai salah satu dari 3 negara tamu bersama dengan Korsel dan Australia dengan menyampaikan ambisi perdana menteri yang ingin bekerja sama dengan sekelompok negara demokrasi demi memajukan kepentingan bersama dan mengatasi tantangan bersama.

Saat ini Jepang sendiri merupakan negara satu-satunya yang masuk dalam anggota G7.

Beberapa waktu lalu, saat Shinzo Abe masih menjabat sebagai PM Jepang mengatakan bahwa Jepang tidak ingin mengubah status quo jika Presiden Donald Trump yang ingin memasukan Korea Selatan dan beberapa negara lain kedalam G7 sehingga G7 akan berubah menjadi G11 atau G12.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa anggota G7 saat ini sudah ketinggalan zaman karena kini banyak negara yang semakin maju dan juga cukup berpengaruh di dunia.

Jepang sendiri sebelumnya telah menentang bahwa masuknya Korea Selatan ke anggota G7 akan melepaskan status Jepang negara satu-satunya yang masuk ke dalam G7.

Bagaimana pun juga keputusan penambahan anggota dalam G7 akan diputuskan bersama dalam KTT oleh seluruh anggota negara.

Source : AN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here