Menu

Dark Mode
Presiden dan Pendiri Kyoto Animation Hideaki Hatta Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun Tingkat Kelulusan Ujian Konversi SIM Asing di Jepang Anjlok Setelah Aturan Diperketat Serangan AS-Israel ke Iran Guncang Industri Pelayaran dan Penerbangan Jepang Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden Apartment Hotel Kian Menjamur di Jepang, Incar Turis Asing yang Menginap Lama Trailer Baru BEASTARS Final Season Part 2 Dirilis, Tayang 7 Maret di Netflix

TRAVEL

Cara Mengatur Keuangan Yen vs Cashless Selama di Jepang

badge-check


					Cara Mengatur Keuangan Yen vs Cashless Selama di Jepang Perbesar

Saat liburan ke Jepang, banyak traveler Indonesia bingung: lebih baik bawa uang tunai (yen) atau mengandalkan cashless seperti kartu IC (Suica/PASMO), kartu debit/kredit internasional, QRIS, atau e-wallet Jepang?
Jepang memang semakin cashless, tapi kenyataannya uang tunai tetap sangat penting—apalagi untuk kebutuhan tertentu.

Artikel ini membahas cara membagi keuangan kamu agar tetap aman, praktis, dan hemat selama berlibur.


1. Mengapa Yen Tunai Tetap Perlu di Jepang?

Walaupun Jepang makin modern, banyak tempat yang masih hanya menerima cash, seperti:

  • Toko kecil dan keluarga (shotengai)

  • Kuil dan shrine (untuk memasukkan persembahan/derma)

  • Beberapa restoran kecil (ramen-ya model jadul, izakaya lokal)

  • Mesin tiket tua di stasiun daerah

  • Bus lokal di kota kecil

  • Laundry koin (coin laundry tertentu)

Selain itu, yen tunai berguna saat:

  • Isi ulang kartu IC (Suica/PASMO)

  • Beli makanan kecil di area non-turistik

  • Bayar loker stasiun (coin locker)

📌 Rekomendasi aman:
Bawa 20–30% dari total budget dalam bentuk yen tunai.


2. Kapan Harus Menggunakan Cashless?

Di kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Yokohama, pembayaran cashless sangat umum.

Cashless cocok untuk:

✔ Belanja di convenience store (7-Eleven, Lawson, Family Mart)

Mereka menerima:

  • Kartu IC (Suica/PASMO/ICOCA)

  • Kartu debit/kredit Visa, MasterCard, JCB

  • Beberapa menerima pembayaran QR

✔ Transportasi (kereta, bus, subway)

Kartu IC adalah yang paling praktis.
Kamu bisa top-up pakai cash atau kartu internasional (di beberapa mesin baru).

✔ Restoran besar & kafe terkenal

Misalnya:

  • Yoshinoya

  • Sukiya

  • Saizeriya

  • McDonald’s

  • Starbucks

✔ Belanja barang elektronik atau fashion

Toko besar seperti Bic Camera, Yodobashi Camera, Don Quijote sudah cashless-friendly.

✔ Hotel & akomodasi

Hampir semua hotel modern menerima kartu.

📌 Rekomendasi aman:
Gunakan cashless untuk transaksi besar (di atas ¥1.000).


3. Rekomendasi Pembagian Budget yang Ideal

Agar aman dan tidak panik:

✔ 20–30% Yen Tunai

Untuk:

  • Transport daerah

  • Vending machine

  • Loker koin

  • Makan di warung kecil

  • Donasi shrine

✔ 40–50% Kartu IC (Suica/PASMO/ICOCA)

Untuk:

  • Kereta dalam kota

  • Convenience store

  • Minuman & snack

  • Mesin otomatis

  • Belanja kecil (≤ ¥2.000)

✔ 20–40% Kartu Debit/Kredit Internasional

Untuk:

  • Hotel

  • Shinkansen

  • Belanja besar

  • Tiket atraksi


4. Cara Top-Up Kartu IC Agar Tidak Boros

  • Minimum top-up: ¥1.000

  • Gunakan jumlah kecil dulu saat awal hari (misalnya ¥2.000).

  • Sisanya top-up ketika benar-benar perlu.


5.Apakah QRIS dari Indonesia Bisa Dipakai di Jepang? 

BISA, tetapi belum merata.
QRIS Indonesia sudah bisa dipindai di Jepang hanya di merchant yang memakai sistem JPQR atau payment provider lokal Jepang yang sudah terhubung dengan jaringan QR cross-border.

  • Tidak semua toko, restoran, kuil, kios kecil, atau vending machine mendukung QRIS.

  • Biasanya hanya tersedia di toko tertentu, area wisata besar, atau merchant yang baru mengadopsi sistem JPQR.

  • Jangan bergantung 100% pada QRIS, karena cakupannya belum luas.


6. Tips Aman Membawa Yen Tunai

  • Jangan membawa seluruh uang tunai di satu tempat (bagi ke pouch berbeda).

  • Simpan sebagian di tas kecil anti-pickpocket.

  • Gunakan dompet coin karena Jepang memakai koin besar (¥100 dan ¥500).

  • Tukar di Indonesia atau ambil dari ATM 7-Eleven/JP Bank jika perlu tambahan yen.


7. Tips Aman Menggunakan Kartu Debit/Kredit

  • Pastikan kartu sudah diaktifkan untuk transaksi internasional.

  • Cek apakah bank kamu punya biaya admin luar negeri.

  • Gunakan kartu yang ada proteksi fraud.

  • Tetap bawa kartu cadangan untuk jaga-jaga.

Jadi untuk liburan nyaman di Jepang:

Gunakan Kartu IC untuk mayoritas transaksi harian.

Gunakan yen tunai untuk tempat kecil & daerah non-turistik.

Gunakan kartu debit/kredit untuk pembayaran besar.

Mengatur kombinasi cash dan cashless bukan hanya membuat perjalanan lebih efisien, tapi juga menghindari risiko kehabisan uang tunai, biaya admin tinggi, atau repot top-up di tengah jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden

3 March 2026 - 10:10 WIB

Cara Memilih Lokasi Hotel Jepang yang Benar-benar Strategis

19 February 2026 - 19:10 WIB

Berani Dateng? Jepang Buka “Zombie Ship” di Laut Lepas, Horor 2 Jam Tanpa Jalan Kabur

18 February 2026 - 16:10 WIB

Cara Menentukan Jumlah Baju Ideal untuk Trip Jepang

3 February 2026 - 11:30 WIB

Cara Menyesuaikan Pace Jalan Kaki di Jepang Biar Nggak Cepat Tumbang

2 February 2026 - 08:00 WIB

Trending on TRAVEL