Cegah Penyebaran Virus, Tempat Hiburan Malam di Jepang Akan Melarang Aktivitas Berciuman dan Berkontak Tubuh

Kasus harian corona di Jepang kini meningkat drastis dalam beberapa pekan ini. Angka kasus harian corona di Tokyo mencapai lebih dari 200 kasus perhari. Penambahan kasus corona diantaranya menyerang rentang umur 20-30 tahun dan dikonfirmasi kebanyakan berasal dari tempat hiburan malam.

Para pekerja hiburan malam perlu adanya prosedur kerja agar mereka tetap bisa bekerja dengan mencegah penyebaran virus.

Seorang ahli urologi dan advokat kesehatan masyarakat Shinya Iwamuro mengatakan bahwa mereka yang bekerja di indutri hiburan malam perlu adanya pedoman sederahana agar tetap bisa bekerja namun tetap mencegah penularan.

Hal itu ia kampanyekan dengan melarang adanya aktivitas berciuman di dalam tempat hiburan malam, tidak ada berbagi piring bagi konsumen, serta tidak boleh adanya aktivitas kontak fisik yang bisa meningkatkan risiko penyebaran virus.

Selain itu, para industri hiburan malam juga perlu menyusun aturan kesehatan untuk seluruh karyawarnnya dengan memakai masker, mendisinfektan peralatan kerja secara berkala, menjaga jarak dan lain sebagainya.

Menurut data pemerintah ada sekitar 1 juta orang yang bekerja di industri hiburan malam di Jepang.

Juru bicara pemerintah Yoshihide Suga mengatakan bahwa pemerintah akan mencanangkan untuk membuat lebih banyak spot pemeriksaan pengujian virus di tempat-tempat hiburan malam.

Source : NOJ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here