Chahan, Nasi Goreng Versi Orang Jepang yang Cocok Bagi Lidah Orang Indonesia

Siapa yang tak kenal nasi goreng? Makanan ini memang salah satu makanan orang Indonesia yang cocok di lidah orang asing.

Pembuatannya pun tak memerlukan waktu yang lama dan bahan yang sulit. Tidak heran jika nasi goreng menjadi salah satu makanan terenak di dunia.

Meski begitu ternyata Jepang memiliki versi nasi gorengnya sendiri yang dinamakan Chahan (チャーハン).

Tak begitu berbeda jauh, saat pertama kali melihat makanan ini pasti dalam benak orang Indonesia akan berpikir bahwa makanan ini adalah nasi goreng.

Chahan di Jepang sendiri, sebenarnya merupakan pengaruh dari China sejak tahun 1860-an. Saat itu, ada dibuat oleh imigran asal China yang tinggal di Kobe dan diadaptasi hingga disukai masyarakat Jepang hingga sekarang.

Selain penyajiannya mirip, proses pembuatannya pun tak begitu berbeda jauh dengan Indonesia yakni nasi yang dibumbui dalam sebuah wajan panas.

Salah satu yang membedakan tentunya adalah rempah-rempah yang digunakan. Indonesia kaya akan rempah-rempah sedangkan Jepang memakai bumbu khas mereka sendiri.

Chahan dibumbui dengan kecap asin,minyak wijen juga soy souce, lada dan bahan lainnya sehingga wangi khasnya sangat menggugah selera. Selain itu, Chahan juga ada yang memakai bahan tambahan seperti daging babi, daging kepiting, kacang hijau, daun bawang dan lain sebagainya.

Kalau soal tesktur tentunya juga sedikit berbeda dimana nasi chahan dibuat menggunakan beras Jepang dengan bentuk yang lebih pipih dan tidak begitu keras dan pulen seperti nasi goreng Indonesia yang kebanyakan menggunakan nasi yang telah dimasak dan didiamkan semalaman.

Kalau soal gurihnya, tentunya keduanya memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda bagi setiap orang yang memakannya. Bagi orang Indonesia yang pernah memakan Chahan tentunya sangat suka karena rasanya tak begitu beda jauh dengan nasi goreng.