Database Pengguna Line Siap Diamankan di Jepang Usai Diduga Bocor ke Perusahaan di China

Data pengguna yang saat ini digunakan oleh lebih dari 86 juta masyarakat Jepang berada di pengawasan ketat usai diduga telah diakses oleh teknisi di sebuah perusahaan di China.

Presiden Line Corp sendiri mengatakan bahwa saat ini data pengguna di Jepang sedang disimpan di Korea Selatan dan akan ditransfer ke negaranya demi melindungi segala informasi pribadi para pengguna.

Hal ini juga menimbulkan kekhawatiran atas privasi data pribadi, perusahaan para pengguna Line yang dapat ditransfer dan disalahgunakan oleh pemerintah China.

Takeshi Idezawa mengatakan bahwa pihaknya kini telah memblokir akses dari China ke databasenya dan telah meminta maaf kepada seluruh pengguna line atas ketidaknyamanan ini.

Perusahaan aplikasi chatting tersebut juga sudah menarik diri dari pengembangan teknologi di China.

Source : KN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here