Dianggap Terlalu Keras, Aturan Pidana di Jepang Bagi Pelanggar Pasien Covid Dibatalkan

Parlemen yang kini sedang berkuasa di Jepang LDP telah resmi membatalkan aturan pidana bagi pelangar covid yang menolak dirawat inap karena dianggap aturan tersebut terlalu keras.

Sebelumnya, aturan tersebut menjadi bahan pertimbangan pemerintah dimana memungkinkan bagi pasien yang telah dinyatakan terinfeksi virus corona namun menolak dirawat di rumah sakit dapat dijatuhi hukuman pidana hingga dipenjara.

Langkah tersebut tadinya sebagai upaya untuk memberikan efek jera pada pasien covid agar pandemi corona bisa lebih cepat selesai.

Meski begitu, LDP dan Partai Demokrat Konstitusional Jepang sepakat tidak akan memberlakukan aturan tersebut namun sebagai gantinya akan diberikan sanksi berupa denda.

Denda ini akan berlaku bagi mereka yang tidak kooperatif serta restoran dan bar yang menolak untuk mematuhi perintah pengurangan jam operasional.

Aturan ini masih akan dibahas lebih lanjut tentang revisi, besaran denda dan lain lain serta diperkirakan akan mulai berlaku Rabu pekan depan.

PM Yoshihide Suga telah berjanji untuk terus melakukan sebisa mungkin demi membendung penyebaran virus corona.

Source : KN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here