Diduga Lakukan Illegal Fishing, Jepang Ajukan Protes Terkait Penahanan Kapal dan Nelayan oleh Pemerintah Rusia

Pemerintah Jepang secara resmi telah menyatakan protes kepada pemerintah Rusia terkait penahanan dan penyitaan kapal nelayan milik Jepang yang berlayar di Zona Ekonomi Eksklusif Rusia.

Kepala Sekertaris Kabinet, Katsunobu Kato menyerukan diskusi lewat saluran diplomasi agar membebaskan kapal Eiho Maru beserta 14 awak kapal di dalamnya.

Sejak Jumat pekan lalu, otoritas Rusia telah resmi menyita kapal nelayan asal Hokkaido Jepang yang sedang menangkap ikan di sekitaran lepas pantai dimana wilayah tersebut masih masuk dalam ZEE Rusia.

Hal tersebut telah dibantah oleh organisasi Nelayan yang berbasis di Wakkanai Jepang dimana kapal Eiho Maru menunjukan navigasi yang masih beroperasi di perairan ZEE Jepang.

Menurut Juru Bicara Pemerintah, kapal tersebut saat ini berada di pelabuhan Karsakov Pulau Sakhlin dan seluruh awak kapal dalam kondisi baik.

Saat ini, pemerintah Jepang akan terus berusaha agar bisa berdisukusi dengan pemerintah Rusia agar mendapat solusi terbaik demi pembebasan seluruh awak nelayan kapal Jepang.

Source : KN