Ekonomi Jepang Turun 3,4% pada Kuartal I, Dampak dari Virus Corona?

Seperti yang kita ketahui bahwa dampak dari pandemi virus corona menyerang ke berbagai sektor ekonomi negara-negara di seluruh dunia. Hal ini pun berdampak pada negara dengan peringkat ekonomi tersebesar ke 3 di dunia yaitu Jepang.

Pada kuartal 1 ekonomi Jepang menyusut hingga angka 3,4%. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang membuat ekonomi Jepang menyusut.

Pemerintah Jepang tidak memberlakukan lockdown. Pemerintah pusat memberlakukan status darurat yang dimulai pada bulan April hingga dicabut pada 25 Mei lalu. Hal ini membuat beberapa rantai pasokan suplai dalam beberapa bisnis disana terkendala hingga membuat beberapa sektor ekonomi tidak bisa beroperasi normal.

Situasi ini juga dipengaruhi dampak ganda dari dampak virus corona dan juga kenaikan pajak yang pemerintah Jepang berlakukan dari 8% menjadi 10% pada Oktober 2019 lalu

Jepang juga sangat berganting pada ekspor barang-barangnya yang kini mengalami penurunan permintaan dari seluruh dunia karena negara-negara di dunia yang memberlakukan lockdown.

Produk otomotif asal Jepang seperti Toyota dan Honda adalah salah satu dari sekian banyak industri yang terkena penurunan penjualan ditengah pandemi seperti sekarang.

Menurut beberapa ahli memperkirakan bahwa ekonomi Jepang akan menyusut hingga 22% pada kuartal II tahun ini dan menjadikan hal ini sebagai penurunan ekonomi terbesar dalam sejarah Jepang.

Saat ini pemerintah Jepang tengah mencoba untuk memulihkan kembali perekonomian yang sempat terpuruk. PM Jepang Shinzo Abe mengatakan anggaran pada kuartal II ini akan dipakai untuk mendanai sektor ekonomi agar kembali pulih setelah terpukul habis-habisan karena pandemi corona.

Source : MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here