Gejolak Politik Tak Membuat Industri Hiburan Korea Selatan di Jepang Padam

Saat ini, memang budaya Kpop yang menjamur dimana-mana. Di Indonesia sendiri pun, industri hiburan Korea Selatan mulai dari drama, industri musik, fashion sangat digemari anak muda.

Di Jepang pun sebenarnya tak berbeda jauh dari Indonesia karena budaya Korea Selatan juga sangat menjamur di Jepang.

Meski ditengah gejolak politik antara pemerintah Jepang dan Korea Selatan yang tak berujung tak membuat industri hiburan asal negeri Ginseng tersebut dibenci oleh masyarakat Jepang.

Bahkan menurut data Jepang adalah negara ke 2 dengan jumlah fans Kpop di twitter terbanyak setelah Amerika yang menduduki peringkat 1.

Tak hanya itu, negara Jepang juga tercatat sebagai pendatang views MV bagi para idol Korea Selatan seperti grup Seventeen, BTS, Blackpink, TVXQ, Twice dan lain sebagainya.

Dilansir dari Nikkei, pada 2018 lalu idol TVXQ berhasil menggelar konser di Jepang dan meraih penjualan tiket penonton tertinggi hingga 1,2 juta penonton dari 48 konser.

Tak hanya itu, beberapa idol Kpop lain seperti BTS yang konser di Jepang berhasil raih 375 ribu penonton dan Shinee 275 ribu penonton.

Hal ini menunjukan antusiasme fans kpop bagi masyarakat Jepang yang sangat tinggi terhadap industri hiburan Korea Selatan.

Bahkan, Jepang adalah salah satu market terbesar bagi industri Kpop lebih besar dari China meski penduduk di China lebih besar. Sehingga tak heran ada banyak sekali agensi Korea Selatan yang terdorong membuat grup idol di Jepang.

Merebaknya industri hiburan Korea Selatan di Jepang bisa jadi momentum agar hubungan politik kedua negara bisa kembali akur. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Korea Selatan dan Jepang memang dalam situasi krisis hubungan akibat beberapa problematika termasuk sengketa pulau dan juga kompensasi tenaga kerja di masa perang.

Dengan dunia yang begitu terbuka lebar seperti saat ini seharusnya menjadi peluang bagi banyak negara saling mempererat hubungan dari segi apapun.