Gigit Jari, Parlemen Jepang Tolak Pengesahan RUU LGBT

Parlemen Jepang telah menyelesaikan sesi diskusi terkait perencanaan undang-undang dengan melewatkan tuntutan dari aktivis LGBT di Jepang yang mendesak mengesahkan aturan kesetaraan gender sebelum olimpiade dimulai.

Sebelumnya, topik terkait rencana undang-undang demi melindungi deskriminasi terhadap kaum LGBT menjadi perbincangan hangat dalam diskusi parlemen dimana ada salah satu parlemen dari partai yang kini berkuasa yakni LDP membuat pernyataan kontroversi yang dinilai deskriminatif terhadap kaum minoritas seksual. Hal tersebut juga memunculkan protes dari organisasi aktivitis LGBT.

Hal ini juga memunculkan kritik tajam kepada parlemen dari partai LDP yang memiliki suara terbanyak karena dinilai gagal dalam melindungi hak kesetaraan gender.

Apalagi, dalam pemilihan majelis tinggi 2019, partai LDP pernah berjanji untuk meloloskan RUU yang mempromosikan pemahaman yang benar terkait dengan LGBT ini.

“Piagam Olimpade jelas melarang deskriminasi. Ini adalah pelanggaran kontrak dengan Komite Olimpiade” ucap Gon Matsunaka, kepala Pride House Tokyo menanggapi mencuat kabar RUU yang ditolak.

Saat ini, Jepang memang negara satu-satunya dalam G7 atau daftar negara maju dunia yang tidak melegalkan LGBT.

Saat ditanya soal nasib RUU yang melindungi deskriminasi terhadap LGBT kepada Perdana Menteri, Suga menjawab akan segera bekerja dan memenuhi janji kepada publik. Ia juga menyetujui pada KTT G7 yang berjanji untuk mengatasi deskriminasi terhadap LGBT.

Source : JT