Gubernur: Estafet Obor Olimpiade Di Kota Osaka Harus Dibatalkan Karena Adanya Lonjakan Tajam Infeksi COVID-19

A local torchbearer Mahiro Abe, 19, carries the Olympic torch route of the first section of the Fukushima Torch Relay in Naraha, Fukushima Prefecture, northeastern Japan in Naraha, Fukushima Prefecture, northeastern Japan Thursday, March 25, 2021. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura mengatakan pada hari Kamis (01/04/2021) bahwa estafet obor Olimpiade di kota Osaka harus dibatalkan di tengah peningkatan tajam kasus COVID-19.

Yoshimura telah membunyikan alarm pada hari sebelumnya bahwa lonjakan kasus virus korona baru di Osaka meningkatkan kekhawatiran kota metropolitan Jepang bagian barat itu memasuki gelombang baru infeksi yang bisa menjadi yang terburuk.

Estafet obor Olimpiade Tokyo dijadwalkan melalui Prefektur Osaka pada 13-14 April.

“Saya pikir kami perlu melakukan pembicaraan dengan kota Osaka, tetapi secara pribadi saya pikir estafet obor di kota Osaka harus dibatalkan,” kata Yoshimura kepada wartawan, menambahkan bahwa dia juga ingin berdiskusi dengan panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020.

Estafet dimulai minggu lalu di Fukushima dan dipandang sebagai ujian besar pertama Olimpiade dalam mengadakan acara berskala besar sambil menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sekitar 10.000 pelari akan membawa obor melalui 47 prefektur di negara itu selama 121 hari.

Penyelenggara Olimpiade Tokyo mewajibkan penonton di pinggir jalan untuk memakai masker, melakukan jaga jarak dan tidak bersorak keras untuk mencegah penyebaran virus, dan sejauh ini belum ada laporan infeksi yang timbul dari estafet tersebut.

Sc: Japan Today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here