Hati-hati! Jepang Kini Pertimbangkan Aturan Hak Cipta Terkait Cosplayer yang Menggunaan Karakter Anime/Manga

Cosplay dalam dunia Jejepangan mungkin sudah tidak asing lagi. Salah satu bentuk kesukaan pada suatu karakter tertentu dan mengekspresikannya dalam bentuk kostum sehingga mirip dengan karakter aslinya menjadikan kesenangan tersendiri bagi kita.

Meski begitu, banyak sekali saat ini cosplayer menjadi sebuah profesi yang bisa menghasilkan uang dengan berbagai cara seperti modeling, photoshoot, brand ambassador dan lain sebagainya.

Namun perlu diingat bahwa hal tersebut sebenarnya melanggar hak cipta dari karakter dalam manga/anime yang diterbitkan kreator.

Seperti halnya, cosplay dengan karakter anime Tanjiro, Eren Jeanger, Levi Ackerman dan lain sebagainya bagi cosplayer yang menggunakannya kostum karakter untuk kebutuhan komersil diharuskan memberikan royalti kepada sang kreator.

Saat ini, aturan mengenai hak penggunaan cosplay terhadap hak cipta sendiri masih ambigu.

Untuk itu, kini sedang menjadi perdebatan antara parlemen dan pemerintah Jepang yang sedang mendiskusikan undang-undang yang mengatur hak cipta penggunaan karakter dalam anime/manga tersebut untuk mengurangi ambiguitas tentang hak penggunaan karakter cosplay.

Pemerintah juga sedang berdiskusi dengan salah satu cosplayer professional Enako yang juga menjadikan cosplayer sebagai pekerjaannnya untuk menghasilkan uang.

Enako mengatakan bahwa cosplayer dengan tujuan nonprofit seharusnya tidak melanggar hak cipta, namun mengunggah foto ke sosial media hingga menghasilkan uang atau menerima numerasi d event tertentu mungkin saja bisa kena hak cipta.

Enako sendiri juga menceritakan pengalamannya saat menghasilkan uang lewat cosplay tersebut. Ia mengatakan bahwa saat ia tampil di acara TV atau pun event tertentu ia selalu memperhatikan hak cipta terkait kostum karkater yang digunakan. Ia menggunakan outfit original yang dibuatnya sendiri.

Bagaimana pun juga, jika undang-undang ini telah diberlakukan maka aturan ini sebenarnya juga akan melindungi para cosplayer non-profit untuk tetap bisa mengekspresikan dalam bentuk kostum karakter anime/manga.

Source : SN24, KikkanSports

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here