Hati-hati! Lakukan Penghinaan Online di Jepang Bisa Dapat Hukuman Lebih Berat

Demi lakukan pencegahan terhadap cyberbullying  di jejaring online, Jepang merevisi hukuman 1 tahun penjara dapat ditambah dengan hukuman yang lebih berat.

Aturan tersebut direvisi dengan mengenakan denda untuk penghinaan online hingga 300.000 yen atau sekitar Rp 35 juta.

Selain itu, aturan hukuman bui juga diperpanjang dari yang semula hanya maksimal 1 tahun kini menjadi 3 tahun.

Revisi aturan ini juga merupakan tindakan nyata pemerintah terhadap kasus cyberbullying yang menimpa aktris Hana Kimura yang meninggal akibat kejadian tersebut pada Mei 2020 lalu.

Kasus Hana Kimura berhasil meringkus  2 orang dengan dijatuhi sanksi denda sebesar 9.000 Yen terhadap perlakuan mereka yang membuat ujaran kebencian di sosial media Hana Kimura.

Hukuman yang dinilai tak begitu memberatkan membuat Dewan Legislatif telah mendesak Kementerian Kehakiman untuk merevisi aturannya sehingga hukumannya bisa lebih berat.

Menurut Kementerian Kehakiman Yoshihisa Furukawa mengatakan bahwa kejahatan cyberbullying adalah kejahatan yang harus ditangani secara serius dan harus dicegah. Furukawa juga menuturkan bahwa hukuman tersebut tak akan menjadi penghalang bagi kebebasan berekspresi di jejaring sosial media.

Source : KN