Jangan Kasih Tip di Jepang? Mungkin Budaya Tersebut Mulai Tidak Berlaku!

Jepang memang sangat terkenal dengan budaya melarang memberikan tip atau uang lebih kepada pelayan restoran, supir taksi dan layanan-layanan lainnya. Hal tersebut menjadi sebuah etika di Jepang karena dianggap tidak sopan.

Hal tersebut memang sudah menjadi budaya yang baik yang sangat patut untuk ditiru negara lain.

Namun meski begitu, kini salah satu perusahaan Jepang Sanwa Kotsu memperbaharui sistem dimana penumpang akan bisa memberikan tip dengan besaran bergantung pada penumpang tersebut.

Mungkin sistem ini akan menjadi sistem pertama dimana perusahaan taksi di Jepang lainnya tidak ada yang memberlakukan sistem pemberian uang lebih atau uang tip kepada driver.

Sistem dari Sanwa Kotsu ini kabarnya telah mulai berlaku sejak 15 Juli dengan menggait perusahaan layanan tip digital Respo.

Nantinya ada sebuah QR Code yang bisa berikan tip menggunakan uang digital dari smartphone penumpang.

Menurut perusahaan Sanwa Kotsu dan Respo mengatakan dengan adanya sistem ini merupakan cara mudah dan santai untuk mengucapkan terima kasih bagi para penumpang kepada para driver taksi.

Perusahaan juga akan memantau perilaku konsumen terhadap sistem pemberian tip ini dimana hal ini terbilang cukup sulit mengingat pelarangan pemberian tip di Jepang sudah menjadi budaya puluhan tahun yang tak mudah dirubah.

Menurut Sanwa Kotsu, taksi yang memakai sistem pemberian tip ini akan beroperasi di Taksi wilayah Fuchu Tokyo dan akan dipertimbangkan diperluas ke wilayah lain usai memantau hasil respon dari para penumpang.

Source : sanwa, SN24