Jelang Pemilu, Janji Partai Buka Harapan Baru Kaum LGBT Untuk Melindungi Hak Minoritas Seksual

Pada akhir bulan ini, Jepang akan segera menggelar pemilihan parlemen yang akan dipilih oleh seluruh lapisan masyarakat.

Saat berkampanye, sebagian besar partai politik menjelang pemilu telah meningkatkan harapan undang-undang terkait dengan pemahaman dan melindungi hak-hak kaum minoritas seksual.

Sebanyak 6 partai opisisi berkampanye dan berjanji bahwa mereka akan berusaha mengajukan rancangan undang-undang demi membantu kamu LGBT dari deskriminasi dan juga melegalkan pernikahan sesama jenis.

Partai oposisi yang kini berkuasa seperti Partai Demokrat Konstitusi Jepang, Partai Komunis Jepang, Partai Sosial Jepang, dan beberapa partai besar lain saling menyepakati kebijakan bersama untuk memberlakukan undang-undang kesetaraan LGBT.

“Kami tak bisa menunggu lebih lama lagi. Kami tidak meminta hak istimewa namun minimal sistem yang setara” ucap Katsunori Kano seorang pria gay berusia 42 tahun dari Prefektur Mie.

Menurut survey sosial yang dilakukan oleh kelompok peneliti yang dipimpin oleh Kazuya Kawaguchi, profesor dari Universitas Mie mengatakan bahwa pemahaman publik terhadap kaum minoritas seksual meningkat. Jumlah mereka yang mendukung pernikahan sesama jenis dari 51,2% pada 2015 naik menjadi 64,8% di tahun 2019.

Menurut  orgaisasi Marriage For All Japan, organisasi yang berkampanye untuk mewujudkan kesetaraan gender, dari 1051 kandidat yang mencalonkan diri menjadi parlemen, sebanyak 56% mendukung tentang pernikahan sesama jenis.

Hal ini pun menjadikan harapan baru bagi kaum minoritas seksual di Jepang. Menurut kepala dari Pride House Tokyo Consortium bernama Gon Matsunaka, pelegalan pernikahan sesama jenis bisa menjadi ujian bagi jepang untuk menjadi masyarakat yang lebih inklusif.

Source : KN