Jepang Catat Rekor Angka Kehamilan Terendah di Sepanjang Tahun 2020

Data Kementerian Kesehatan Pemerintah Jepang menunjukan bahwa angka kehamilan di tahun 2020 mencatat rekor baru terendah.

Kota-kota di seluruh Jepang mencatat kehamilan ada sebanyak 872.227 tahun lalu dimana turun sebanyak 4,8%. Hal ini menunjukan bahwa bayi yang akan lahir di tahun 2021 kemungkinan bisa turun dibawah 800.000 untuk pertama kalinya.

Jika hal ini terjadi, maka untuk pertama kalinya Jepang akan mencatat  penurunan kelahiran terburuk sepanjang masa dimana pada tahun 2019 mencatat lebih dari 900.000 kelahiran saja dan terus menurun dalam tahun berikutnya.

Menurut Kementerian Kesehatan dan Tenaga Kerja masalah untuk menaikan jumlah populasi adalah masalah yang cukup serius karena dibarengi dengan peningkatan jumlah populasi yang semakin menua dengan cepat.

Melonjaknya angka pengeluaran jaminan sosial dan jaminan penisun serta perawatan medis bagi lansia sangat membebani anggaran ekonomi.

Hal ini juga dipengaruhi akibat adanya pandemi corona sepanjang tahun 2020 dimana masyarakat banyak yang terkena PHK dan sulit mencari pekerjaan serta enggannya wanita untuk memberi tahu orang tua mereka ketika akan melahirkan.

Pada bulan November, jumlah angka kehamilan tercatat hanya ada sebanyak 69.804 dimana turun sebesar 4,8% dari tahun sebelumnya dan di bulan Desember tercatat ada sebanyak 75.755 turun 1,8% dari tahun sebelumnya.

Source : JT