Jepang Dan AS Mengecam Penembakan Yang Terjadi Di Myanmar Oleh Petugas

Kepala urusan luar negeri Jepang dan Amerika Serikat mengecam penembakan pengunjuk rasa baru-baru ini di Myanmar.

Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melalui telepon pada hari Rabu (10/2/2021).

Kecaman mereka datang sebagai tanggapan atas tembakan yang ditembakkan oleh petugas keamanan ke pengunjuk rasa yang menentang kudeta di ibu kota Myanmar, Naypyitaw.

Mereka sepakat menyerukan kepada pihak berwenang Myanmar untuk segera menghentikan aksi kekerasan terhadap warga sipil. Mereka juga setuju untuk mendesak militer Myanmar untuk membebaskan pejabat yang ditahan, termasuk Konselor Negara Aung San Suu Kyi, dan memulihkan sistem politik demokrasi secepat mungkin.

Keduanya menegaskan bahwa Jepang dan AS akan terus bekerja sama terkait situasi di Myanmar.

Mereka juga membahas China, yang meningkatkan aktivitas maritimnya. Mereka berbagi keprihatinan tentang upaya sepihak negara itu untuk mengubah status quo di Laut China Timur, termasuk penegakan hukum yang memungkinkan coast guards negara itu menggunakan senjata.

Motegi dan Blinken juga menegaskan bahwa Jepang dan AS, ditambah Australia dan India, akan terus memperkuat kerja sama untuk mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka berdasarkan aturan hukum.

Sc: NHK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here