Jepang dan Para Pemimpin Uni Eropa Membahas China dan Selat Taiwan

Para pemimpin Jepang dan Uni Eropa telah menggarisbawahi pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan di tengah meningkatnya kehadiran maritim China di wilayah tersebut.

Perdana Menteri Jepang Suga Yoshihide membahas China dengan Presiden Dewan Eropa Charles Michel dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen selama konferensi online pada hari Kamis (27/05/2021).

Mereka menegaskan penentangan kuat mereka terhadap upaya sepihak Beijing untuk mengubah status quo di Laut China Timur dan Laut China Selatan.

China memberlakukan undang-undang pada Februari yang mengizinkan coast guardnya untuk menggunakan senjata di perairan yang dianggap Beijing berada di bawah yurisdiksinya.

Suga dan para pemimpin Uni Eropa sepakat untuk mendorong penyelesaian damai masalah lintas selat.

Mereka juga sepakat untuk bekerja sama membantu UE memperluas pengaruhnya di kawasan Indo-Pasifik. Itu terjadi ketika kebangkitan China yang pesat memicu minat blok tersebut di wilayah tersebut.

Suga mengucapkan terima kasih kepada para pemimpin UE karena semua ekspor dosis vaksin virus corona dari UE ke Jepang telah disetujui sejauh ini.

Sc: NHK