Jepang dan Uni Eropa pada hari Kamis menegaskan kembali pentingnya kerja sama mereka dalam menjaga sistem perdagangan multilateral yang bebas dan berbasis aturan, dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sebagai intinya. Pernyataan ini disampaikan di tengah kekhawatiran global akibat kebijakan tarif tinggi yang diterapkan Presiden AS Donald Trump.
Dalam dialog tingkat tinggi tentang isu-isu ekonomi yang berlangsung di Tokyo, kedua pihak sepakat untuk bekerja sama dengan negara-negara “yang sejalan” dalam bidang keamanan ekonomi, termasuk memperkuat rantai pasok global, demikian menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Takeshi Iwaya, Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Yoji Muto, serta Komisioner Uni Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi, Maros Sefcovic.
Ketiganya bertukar pandangan mengenai berbagai tantangan besar yang tengah dihadapi tatanan ekonomi global, yang secara tidak langsung merujuk pada kebijakan proteksionis AS di bawah slogan “America First”.
Dialog ekonomi Jepang-UE ini pertama kali diluncurkan pada 2018 dan terakhir digelar di Paris pada Mei tahun lalu. Pada Jumat besok, Sefcovic dijadwalkan mengunjungi lokasi World Expo 2025 di Osaka, Jepang barat.
Sc : mainichi







