Jepang Hanya Berhasil Bawa 1 WN Afghanistan dalam Proses Evakuasi

@ƒAƒtƒKƒjƒXƒ^ƒ“‚ÉŽc‚é–Ml‚ç‚ð”ð“‚¹‚邽‚߁Aé‹ÊŒ§‚̍q‹óŽ©‰q‘à“üŠÔŠî’n‚ðo”­‚µ‚½‚b‚Q—A‘—‹@‚Q‚R“úŒßŒã‚UŽž‚Q‚S•ªi‹¤“¯’ʐMŽÐƒwƒŠ‚©‚çj

Pemerintah Jepang telah mengirimkan pesawat militer milik SDF untuk mengevakuasi warganya termasuk beberapa warga negara Afghanistan yang ingin keluar dari negara tersebut usai kekuasaan negara diambil alih oleh kelompok Taliban.

Pesawat tersebut kini meninggalkan Afganistan menuju ke Islamabad di negara tetangganya yakni Pakistan.

Saat ini, bandara Afghanistan sedang dilanda ketegangan usai adanya serangan ledakan yang diduga dilakukan oleh kelompok ISIS dan telah menewaskan setidaknya sebanyak 100 orang.

Kepala Sekertaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan bahwa hingga kini belum ada laporan korban WN Jepang usai adanya insiden ledakan di bandara Aghanistan tersebut.

Menurut para pejabat mengatakan bahwa beberapa pesawat milik SDF akan tetap disiagakan di negara tetangga sambil melihat perkembangan di Kabul Afghanistan.

Upaya evakuasi pemerintah Jepang akan terus berlanjut ke Afghanistan termasuk mengevakuasi setidaknya 500 orang yang juga mencakup staf JICA da Badan Kerjasama Internasional Jepang di sana.

Evakuasi yang berlangsung dengan tegang dan beberapa upaya gagal karena orang-orang gagal sampai ke bandara akibat dilakukan pemeriksaan di pos Taliban.

Beberapa Diplomat Jepang telah dievakuasi ke Dubai sejak 15 Agustus lalu usai kota Kabul dikuasai oleh kelompok Taliban.

Kini pemerintah Jepang terus berupaya agar evakuasi warga dapat dilakukan dengan aman.

Source : JT