Jepang, India, Australia, AS Akan Bantu Penuh Jika Taiwan Diserang China

Sejak beberapa pekan, sebanyak 52 pesawat tempur milik China dikirimkan dan mereror wilayah udara Taiwan

Pangkalan udara di timur dekat dengan Taiwan yang disebut-sebut dipersiapkan China untuk invasi ke Taiwan.

Presiden Xi JinPing telah menegaskan bahwa pemerintah akan terus bertujuan menyatukan kembali Taiwan dengan daratan utama yakni China.  

Perdana Menteri Jepamg yang baru saja menjabat Fumio Kishida telah menyatakan dukungan kepada Taiwan apabila terjadi konflik dengan China. Kishida pun menyebut telah berkoordinasi dengan Presiden AS Joe Biden untuk turut mendukung Jepang dalam membela Taiwan.

Tak hanya Jepang, Taiwan juga telah menggandeng negara lain seperti Australia dalam bidang pertahanan dan juga India untuk membantu apabila terjadi konflik bersenjata dengan China.

Presiden Taiwan Tsai Ing Wen telah memberikan peringatan kepada Presiden China Xi Jinping akan terus melawan jika mengganggu kedaulatan wilayah mereka.

“Kami bersumpah untuk melakukan apa pun itu yang diperlukan untuk menjaga Taiwan dan ancamannya” ucap Tsai Ing Wen.

Sejak awal Oktober lalu, sejumlah  pesawat militer China telah memasuki Zona Ekonomi Eksklusif milik Taiwan yang memicu kekhawatiran bahwa Presiden Xi berniat menyatukan kembali Taiwan dengan China dengan invasi bersenjata.

Tak ingin tinggal diam, Taiwan juga terus menggalang dukungan dari berbagai negara seperti bantuan intel perang dari Australia dikabarkan siap membantu Taiwan.

China dan Taiwan berpisah sejak tahun 1949 akibat adanya perang saudara Partai Komunis China dan Partai Nasionalis Kuomintang hingga Kuomintang kalah dan kabur dari pulau utama dan mendirikan negara yang kini bernama Taiwan.

Source : KN, euro