Menu

Dark Mode
Budaya Tepat Waktu di Jepang: Mengapa Terlambat 1 Menit Bisa Dianggap Serius Jepang Naikkan Peringatan Perjalanan ke Iran di Tengah Aksi Penindakan Demonstrasi Remaja Berkewarganegaraan Ganda Indonesia–Australia Tewas dalam Kecelakaan Ski di Niseko, Hokkaido Kata Jepang untuk Situasi “Ya Udah Lah” Netflix Rilis Teaser Season 2 One Piece Live-Action, Tayang Maret 2026 Film Terakhir Love Live! Nijigasaki Dijadwalkan Tayang Musim Dingin Tahun Depan

News

Jepang Naikkan Peringatan Perjalanan ke Iran di Tengah Aksi Penindakan Demonstrasi

badge-check


					Jepang Naikkan Peringatan Perjalanan ke Iran di Tengah Aksi Penindakan Demonstrasi Perbesar

Pemerintah Jepang menaikkan tingkat peringatan perjalanan ke Iran dan mengimbau warganya untuk menunda kunjungan ke negara Timur Tengah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, seiring meningkatnya jumlah korban tewas akibat penindakan terhadap demonstrasi anti-pemerintah di Iran.

“Kondisi komunikasi di sana sangat buruk,” ujar Motegi kepada wartawan pada Minggu saat melakukan kunjungan ke Israel. Pernyataan tersebut merujuk pada pemadaman jaringan telekomunikasi yang terjadi di Iran. Motegi juga menegaskan bahwa pemerintah Jepang akan mengerahkan seluruh upaya yang memungkinkan untuk melindungi warga negaranya.

Dengan kebijakan terbaru ini, sebagian besar wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran, dinaikkan ke Level 3 dalam sistem peringatan perjalanan Jepang, yang berarti warga diminta untuk menghindari semua perjalanan ke wilayah tersebut. Sementara itu, beberapa wilayah perbatasan yang sebelumnya telah ditetapkan pada Level 4—tingkat peringatan tertinggi yang menganjurkan evakuasi—tetap tidak berubah.

Kekhawatiran internasional terhadap situasi di Iran terus meningkat. Kelompok aktivis hak asasi manusia melaporkan bahwa sekitar 500 orang tewas dalam rangkaian unjuk rasa yang meluas ke berbagai daerah. Demonstrasi tersebut dipicu oleh ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi sejak akhir Desember.

Pemerintah Iran dilaporkan menutup akses internet sejak Kamis, sehingga menyulitkan upaya untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai situasi di dalam negeri.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kepada wartawan pada Minggu bahwa militer AS sedang mempertimbangkan “opsi yang sangat kuat” terkait Iran. Ia juga menyebut adanya laporan bahwa “sejumlah orang telah terbunuh yang seharusnya tidak terbunuh.”

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Remaja Berkewarganegaraan Ganda Indonesia–Australia Tewas dalam Kecelakaan Ski di Niseko, Hokkaido

14 January 2026 - 11:10 WIB

Menlu Jepang Temui PM Palestina di Tepi Barat, Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara

13 January 2026 - 12:10 WIB

Anak Muda Jepang Rayakan Coming-of-Age Day

13 January 2026 - 11:10 WIB

JR Central Daur Ulang Kereta Shinkansen Pensiun Jadi Aluminium Murni untuk Kereta Baru hingga Tongkat Bisbol

13 January 2026 - 10:10 WIB

Pria Ditangkap di Tokyo Usai Duel Maut, Jepang Terapkan Hukum Anti-Duel dari Era 1889

12 January 2026 - 15:10 WIB

Trending on News