Jepang telah Memberikan Informasi kepada Badan Intelejen Amerika dan Inggris atas Tindakan Kekerasan China Terhadap Kaum Muslim Uighur

https://www.voaindonesia.com/a/pakar-dan-aktivis-desak-pbb-untuk-akui-genosida-uighur-china/5588375.html

Jepang dikabarkan telah memberikan data informasi yang menunjukan bukti bahwa kekerasan yang dilakukan China terhadap kaum minoritas Muslim Uyghur kepada badan Intelegen AS dan Inggris.

Berdasarkan informasi tersebut, AS sangat mengecam dan melayangkan kritik terhadap dugaan tindakan keras yang dilakukan oleh China terhadap kaum Uighur di wilayah otonom Xinjiang.

Inggris dan AS telah mengecam atas perlakuan kekerasan China kepada kaum Uighur di negara tersebut. Mereka juga tengah mengawasi lebih lanjut agar bisa mengungkap kasus yang selalu ditutupi pemerintah China.

AS dibawah kepemimpinan Presiden Donald Trump telah memberikan serangkaian sanksi atas dugaan terhadap pemerintah China yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia terhadap kaum Uighur.

Wakil Presiden AS Mike Pence juga telah mengkritik keras terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan China dalam pidatonya pada pidato tahun 2019 lalu.

China sendiri juga telah memberikan tanggapan terkait hal tersebut dengan mengatakan bahwa negara barat ikut campur tangan dalam urusan internal di negaranya.

Meski begitu, Jepang akan tetap mempertahankan hubungan dengan China sebagai mitra dagang terbesarnya tanpa merusak hubungan kemitraan kerja sama pertahanan dengan AS.

Source : KN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here