Kalah dari Indonesia, Survey Gender Gap Jepang Peringkat 116 dari 146 Negara

Hasil survey The Global Gender Gap Index atau kesenjangan gender yang berbasis di Swiss telah dirilis tahun ini menyatakan Jepang menduduki peringkat 116 dari 146 negara di dunia.

Pada survey tahun lalu, Jepang menduduki peringkat ke 120.

Laporan forum dari Ekonomi dunia menunjukan bahwa partisipasi perempuan dalam area politik dan ekonomi masih sangat rendah di Jepang.

Negara kita sendiri yakni Indonesia tahun ini menduduki peringkat ke 92. Sementara ranking 10 besar masih dikuasai oleh negara di Eropa seperti Islandia, Finlandia, Norwegia, Swedia, Jerman, Irlandia dan lain sebagainya.

Sebenarnya sudah bukan menjadi rahasia bahwa budaya patriarki yang kental di Jepang membuat partisipasi kaum wanita dalam berkarir di dunia politik maupun ekonomi terbilang rendah.

Saat ini saja, terdapat hanya 9,7% dari total keseluruhan anggota parlemen di Jepang yang berjenis kelamin perempuan dan hanya 10% yang bekerja di posisi pemerintahan. Bahkan Jepang juga belum pernah memiliki Perdana Menteri Perempuan pertamanya.

Menurut Juru Bicara Pemerintah Jepang Hirokazu Matsuno, dorongan terhadap wanita dalam kemandirian ekonomi adalah salah satu upaya dari PM Fumio Kishida demi menciptakan kapitalisme baru dan saat ini pemerintah tengah berupaya mati-matian untuk mencapainya.

Kazuno juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah mewajibkan perusahaan untuk mengungkap informasi rinci terkait dengan kesenjangan upah gender setiap karyawan hingga meminta meningkatkan upah bagi karyawan wanita, bahkan lebih banyak memberikan pelatihan terhadap wanita di bidang digital