Karoshi, Budaya Meninggal Sia-sia di Jepang Akibat Kelelahan Bekerja

Sudah tak mengherankan jika Jepang memang disebut dengan  negara yang sangat produktif. Tingkat pengangguran di sana pun tidak bisa dibandingkan dengan di Indonesia.

Namun di sisi lain dari hal tersebut, Jepang pun memiliki sisi kelam yang dialami oleh para pekerja akibat tekanan berlebihan di tempat kerjanya.

Di Jepang ada istilah yang disebut dengan Karoshi. Sebutan ini sebenarnya telah lahir sejak tahun 1969, ketika ada seorang pria yang terkena stroke dan serangan jantung akibat bekerja secara berlebihan.

Pada 2013 lalu, ada sebuah kasus dimana seorang wartawan di Jepang yang meninggal di apartemennya sambil memegang ponsel. Menurut keterangan, wartawan tersebut sebelumnya telah bekerja selama 159 jam dalam waktu sebulan dan kematiannya tersebut disebut dengan Karoshi.

Dari situlah, Karoshi diartikan sebagai seseorang yang meninggal akibat bekerja secara berlebihan.

Pada awalnya, Karoshi dipercaya hanya menyerang pria namun menurut perkembangan data, kaum wanita pun tak luput dari kasus kematian ini.

Tak bisa dipungkiri memang banyak perusahaan Jepang yang maju namun juga memperkerjakan karyawannya lebih dari batas kemampuannya hingga membuat para pekerja mengalami tekanan yang luar biasa.

Para pekerja pun bukan tanpa alasan melakukan itu semua. Terkadang dengan beban hidup membuat mereka terpaksa melakukan pekerjaan yang berat karena harus menghidupi keluarganya.

Selain itu, budaya orang yang Jepang dalam bekerja menjadi salah satu alasan mengapa orang Jepang berani bekerja maksimal sesuai dengan permintaan perusahaan. Dengan bekerja lebih ekstra mereka berharap mendapat promosi jabatan, kenaikan gaji dan lain sebagainya meski melupakan kesehatan dirinya sendiri.

Sebenarnya dalam undang-undang Jepang, bagi keluarga korban karoshi bisa menuntut perusahaan meminta kompensasi apabila penyebab kematian tersebut benar disebabkan oleh kelelahan bekerja. Namun hal ini juga bukan hal yang mudah untuk meminta ganti rugi karena harus melewati proses yang panjang hingga terbukti bahwa alasan meninggal adalah karena kelelahan bekerja.