Kasus Corona Kembali Melonjak, Pemerintah Jepang Akan Pantau Selama 3 Minggu Untuk Berlakukan Status Darurat

Jepang yang kini mengalami lonjakan kasus virus corona secara signifikan menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk mengumumkan semacam kebijakan “Status Darurat” kembali apabila lonjakan kasus tak bisa terbendung selama 3 minggu kedepan seperti yang dilakukan pada April 2020 lalu.

Menteri Revitalisasi Ekonomi yang juga penanggung jawab pandemi negara Jepang Yasutoshi Nishimura mengatakan bahwa pemerintah akan terus memantau selama 3 minggu kedepan apakah penyebaran virus akan mereda atau tidak.

Pemerintah Jepang mungkin saja akan kembali memberlakukan kebijakan status darurat di beberapa sektor demi menekan angka penyebaran virus.

Saat ini sistem perawatan dan tenaga medis di Jepang tengah dikhawatirkan membludaknya pasien baru virus corona yang tidak terbendung karena kapasitas rumah sakit yang tidak mencukupi.

Pemerintah pusat juga telah mengambil langkah untuk menangguhkan program subsidi wisata “Go to Travel” di beberapa wilayah Jepang demi mencegah penularan virus.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah Osaka dan Sapporo secara resmi telah berkoordinasi dan mengumumkan untuk pencabutan dari program subsidi tersebut. Namun penduduk Osaka dan Sapporo masih bisa mendapat subsidi jika pergi te tempat lain.

Saat ini kasus harian corona mencapai angka lebih dari 2000 kasus perharinya. Hingga kini, kasus corona di Jepang telah mencapai angka 138 ribu dan total kematian sebanyak 1983 orang.

Source : JT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here